BMKG Laporkan Indonesia Dikepung Tiga Siklon kepada Presiden

Lingkungan, Nasional134 Dilihat

Jakarta (Riaunews.com) – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa Indonesia saat ini dikepung tiga sistem siklon. Ketiga sistem tersebut meliputi Siklon Bakung, bibit Siklon 93S, dan bibit Siklon 95S.

Faisal menyampaikan, Siklon Bakung terbentuk di wilayah barat daya Lampung dan saat ini bergerak menjauhi Indonesia. Namun, berdasarkan pemantauan BMKG, status siklon tersebut telah meningkat dari kategori 1 menjadi kategori 2, sehingga tetap memerlukan kewaspadaan.

Ia menjelaskan, siklon tropis dengan kategori 1 sebelumnya telah menyebabkan cuaca ekstrem di wilayah Sumatera. Oleh karena itu, BMKG akan terus memantau pergerakan Siklon Bakung dalam dua hingga tiga hari ke depan untuk memastikan tidak bergerak mendekati wilayah Indonesia.

“Kami akan pantau terus dinamikanya. Harapannya tidak masuk hingga mendekat lagi yang akan mempengaruhi curah hujan,” ujar Faisal dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin (15/12/2025).

Selain Siklon Bakung, BMKG juga memantau keberadaan bibit Siklon 93S di wilayah Bali, Nusa Tenggara, dan Jawa Timur, serta bibit Siklon 95S di selatan Papua. Keberadaan sistem ini dinilai berpotensi meningkatkan curah hujan tinggi hingga sangat tinggi, serta memicu gelombang laut tinggi di perairan sekitar.

BMKG telah berkoordinasi dengan BNPB, BPBD, dan Basarnas untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem. Faisal mengimbau masyarakat tetap tenang, namun waspada terhadap potensi hujan lebat dan gelombang tinggi.

Faisal menegaskan, Indonesia tidak menghadapi kondisi ini sendirian. Sebagai Tropical Cyclone Warning Center yang ditunjuk Organisasi Meteorologi Dunia (WMO), Indonesia terus berkomunikasi dengan Australia, Jepang, dan India untuk memantau dan menentukan perkembangan Siklon Bakung yang berpotensi mendekati wilayah Indonesia.

Komentar