Pasir Pengaraian (Riaunews.com) – Tim Loka Kawasan Konservasi Perairan Nasional (LKKPN) Pekanbaru bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Rokan Hulu turun ke Sungai Batang Lubuh untuk mengumpulkan bahan keterangan terkait viralnya penampakan seekor lumba-lumba di Dusun Surau Munai, Selasa (9/12/2025). Tim melakukan penelusuran pada Kamis (11/12/2025) setelah video kemunculan mamalia itu ramai beredar.
Rombongan LKKPN mewawancarai sejumlah warga yang menjadi saksi langsung penampakan lumba-lumba di empat titik di Dusun Surau Munai. Warga menceritakan bahwa mamalia tersebut muncul ke permukaan sungai pada jarak sekitar tiga meter dari sampan yang mereka tumpangi. Tim kemudian bergerak ke Dusun Ujung Gurab, Muara Nikum, dan Muara Rumbai untuk menelusuri aliran sungai hingga titik penyeberangan rakit.
Ketua Tim LKKPN Pekanbaru, Wahyudi Andrito, membawa contoh gambar beberapa jenis lumba-lumba untuk dicocokkan dengan keterangan warga. Dari hasil sementara, mamalia yang muncul di Sungai Batang Lubuh diduga merupakan lumba-lumba Australia, salah satu spesies yang termasuk dalam kategori dilindungi.
Plt Kepala DKPP Rohul, Zulfikar, menyatakan bahwa penelusuran lapangan dilakukan atas instruksi Bupati Rohul Anton agar koordinasi cepat dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan segera berjalan. Menurut laporan warga, lumba-lumba itu terlihat pertama kali pada Selasa sore, kemudian muncul dua kali lagi pada malam hari sebelum bergerak ke arah hulu menuju kawasan Ujung Gurab.
Hingga Kamis sore menjelang magrib, tim tidak kembali menemukan jejak keberadaan lumba-lumba tersebut di beberapa lokasi yang diperiksa, termasuk Surau Suluk Syech Baha’udin di Dusun Muara Nikum dan Dusun Muara Rumbai. Warga di lokasi itu menyebut tidak ada kemunculan lanjutan sejak kejadian awal.
LKKPN Pekanbaru mengimbau masyarakat agar tidak menangkap atau melakukan tindakan yang dapat membahayakan lumba-lumba tersebut. Zulfikar menyebut tim telah meninggalkan nomor kontak resmi untuk dihubungi jika warga kembali melihat keberadaan mamalia itu di sungai.







Komentar