Travel Pekanbaru–Padang Terdampak Longsor, Penumpang Turun Hingga 30 Persen

Pekanbaru (Riaunews.com) – Aktivitas jasa travel rute Pekanbaru–Padang mengalami gangguan serius akibat bencana longsor yang melanda jalur utama Riau–Sumatera Barat dalam beberapa hari terakhir. Jalur Bukittinggi menuju Padang menjadi titik paling terdampak sehingga arus kendaraan sempat terhenti total.

Koordinator Lapangan PT Annanta Setuju Grup, Riwan Kurniawan, mengatakan pada awal terjadinya longsor, armada mereka tidak dapat melanjutkan perjalanan. Mobil terpaksa kembali ke Bukittinggi dan menunggu hingga situasi membaik. “Kemarin sempat memang tidak bisa dilewati sama sekali karena banyaknya titik longsor,” ujarnya, Jumat (28/11/2025).

Menurut Riwan, akses mulai kembali terbuka pada Kamis malam setelah jalur Sitinjau Laut dapat dilalui. Perusahaan kini mengarahkan perjalanan melalui rute alternatif Padang Panjang–Singkarak–Sitinjau Laut–Padang. Meski demikian, jalur tersebut masih menyisakan beberapa titik longsor. “Tapi tidak begitu menghambat perjalanan. Alat berat PU juga standby 24 jam,” katanya.

Selama tiga hari terakhir, banyak calon penumpang memilih menunda keberangkatan karena kondisi yang tidak menentu. Sebagian besar melakukan konfirmasi ulang mengenai kepastian jalur, sementara lainnya membatalkan perjalanan pada hari keberangkatan. “Penumpang rata-rata memastikan dulu dari kita,” tutur Riwan.

PT Annanta Setuju Grup memastikan tarif travel tidak mengalami kenaikan meski jarak tempuh menjadi lebih jauh. Perusahaan tetap menerapkan ongkos normal sebagai bentuk komitmen dalam menghadapi situasi bencana. Namun demikian, jumlah penumpang turun drastis. “Penurunan sekitar 30 persen,” ungkapnya.

Meski terdampak, jadwal operasional travel tetap berjalan normal dengan tiga kali pemberangkatan setiap hari. Pihak perusahaan berharap jalur Riau–Sumbar dapat sepenuhnya pulih agar mobilitas masyarakat kembali lancar dan kegiatan ekonomi tidak semakin terganggu.

Komentar