Anak SD di Pekanbaru Diduga Jadi Korban Bullying hingga Meninggal Dunia

Pekanbaru133 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Salah seorang murid Sekolah Dasar (SD) di Kota Pekanbaru berinisial MA, dilaporkan meninggal dunia diduga akibat tindakan bullying yang melibatkan kekerasan fisik oleh teman sebayanya. Peristiwa ini menyita perhatian publik karena korban masih duduk di bangku kelas 6 SD.

Korban diduga mengalami pukulan pada bagian kepala hingga menyebabkan kondisi kesehatannya menurun drastis. MA sempat mendapatkan perawatan medis selama beberapa hari sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Dugaan bahwa luka yang dialami korban berkaitan dengan aksi kekerasan masih terus ditelusuri pihak berwenang.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru melalui Sekretaris Disdik, Syafrian Tommy, membenarkan adanya dugaan kasus bullying tersebut. Kepada awak media, ia menyebut bahwa pihaknya saat ini tengah berada di rumah duka untuk melayat sekaligus memberikan pendampingan kepada keluarga.

Selain itu, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho bersama jajaran pemerintah daerah juga dijadwalkan melakukan takziah ke rumah korban. Kehadiran mereka disebut sebagai bentuk empati sekaligus komitmen untuk mengawal proses penanganan kasus ini secara serius.

Meski demikian, pihak Dinas Pendidikan belum dapat memberikan penjelasan lebih jauh mengenai kronologi lengkap maupun tindakan yang sedang ditempuh oleh sekolah dan aparat terkait. Proses klarifikasi dan pengumpulan informasi masih berlangsung untuk memastikan fakta yang sebenarnya terjadi.

Kasus ini menambah daftar panjang kekerasan di lingkungan sekolah dan kembali menjadi peringatan serius bagi seluruh pihak, baik sekolah, orang tua, maupun masyarakat, untuk memperkuat pengawasan dan pencegahan bullying. Pemerintah daerah diharapkan dapat segera mengambil langkah tegas agar kejadian serupa tidak terulang.

Komentar