Pemko Pekanbaru Siaga Hadapi Ancaman Karhutla di Tengah Cuaca Panas Ekstrem

Lingkungan, Pekanbaru167 Dilihat

Pekanbaru (RIaunews.com) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bersiaga menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah cuaca panas ekstrem yang melanda wilayah setempat. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru, luas lahan terbakar tercatat mencapai 63,1 hektare sejak Januari hingga awal November 2025.

Mayoritas lahan yang terbakar merupakan lahan kosong di sejumlah kecamatan pinggiran. Menanggapi hal itu, Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menegaskan bahwa Pemko Pekanbaru telah menyiapkan langkah antisipasi dengan menyiagakan personel serta sarana prasarana pendukung di lapangan.

“Tentu kita melalui BPBD, ditambah relawan di setiap kelurahan selalu melaporkan saat ada kejadian,” ujar Markarius, Selasa (11/11/2025). Ia menambahkan, koordinasi lintas sektor juga terus diperkuat untuk memastikan penanganan kebakaran dapat dilakukan secara cepat dan efektif.

“Dengan koordinasi yang kuat, kita harapkan jika terjadi kebakaran, karena mereka (relawan) garda terdepan, maka bisa segera ditindaklanjuti agar tidak meluas,” jelasnya.

BPBD mencatat, sebagian besar kebakaran lahan terjadi di kawasan yang sulit dijangkau kendaraan pemadam, terutama di daerah dengan vegetasi semak dan gambut kering. Upaya patroli bersama dan pemantauan titik panas (hotspot) terus digiatkan untuk mendeteksi potensi kebakaran sejak dini.

Adapun kecamatan yang tercatat rawan karhutla meliputi Payung Sekaki, Bina Widya, Rumbai, Kulim, dan Tenayan Raya. Pemerintah mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melapor jika menemukan tanda-tanda kebakaran di sekitar lingkungan mereka. ***

Komentar