Pekanbaru (Riaunews.com) – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan adanya peningkatan kasus Influenza A di sejumlah wilayah Indonesia dalam beberapa pekan terakhir. Lonjakan ini disebut berkaitan dengan pergantian musim yang berpotensi menurunkan daya tahan tubuh masyarakat.
Meski demikian, Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau memastikan kondisi di daerahnya masih terkendali. Kasus terakhir Influenza A di Riau tercatat pada 19 September 2025. “Untuk Riau, kita memiliki dua site sentinel ILI-SARI di Puskesmas Rumbai dan RSUD Arifin Achmad. Berdasarkan hasil laboratorium Januari–Oktober, ada 11 kasus di Puskesmas Rumbai. Kasus terakhir ditemukan pada anak laki-laki berusia 10 tahun,” ujar Plt Kepala Diskes Riau, Ns Widodo, Senin (21/10/2025).
Sementara itu, di RSUD Arifin Achmad tercatat empat kasus Influenza A, dengan temuan terakhir pada 22 April 2025 pada pasien perempuan berusia 58 tahun. “Total pasien dengan diagnosis Influenza A di Riau ada 15 orang. Ini penyakit akibat virus, biasanya sembuh sendiri dalam satu hingga dua minggu, namun perlu diwaspadai oleh kelompok rentan,” jelas Widodo.
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dengan menjaga kebersihan tangan, memakai masker saat batuk atau flu, serta segera mencari pengobatan jika mengalami gejala Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Selain itu, masyarakat dianjurkan melakukan vaksinasi influenza dan menjaga pola hidup sehat dengan asupan gizi seimbang serta istirahat cukup agar daya tahan tubuh tetap kuat. Langkah-langkah ini penting untuk mencegah penyebaran penyakit di tengah perubahan cuaca ekstrem yang sedang terjadi.







Komentar