Gubri Abudl Wahid: Riau Punya Posisi Strategis untuk Pertahanan Nasional

Spesial Riau, Utama291 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid menegaskan bahwa Riau memiliki posisi strategis, tidak hanya karena kekayaan sumber daya alam, tetapi juga perannya yang vital dalam pertahanan nasional.

Hal itu disampaikan Wahid saat acara ramah tamah bersama Panglima Kodam XIX Tuanku Tambusai di Gedung Daerah Balai Serindit, Pekanbaru, Sabtu (12/9/2025) malam. Ia menyebut penetapan Riau sebagai lokasi Kodam XIX Tuanku Tambusai oleh Presiden sangat tepat, mengingat wilayah ini berhadapan langsung dengan Malaysia dan Singapura.

“Pengaruh kita terhadap wilayah perbatasan sangat besar, sehingga pengamanan, baik di ibu kota Pekanbaru maupun daerah pesisir, perlu ditingkatkan,” kata Wahid.

Selain memperkuat pertahanan, kehadiran Kodam XIX juga diharapkan membuka peluang kolaborasi lebih luas, termasuk dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap terjadi setiap tahun. Wahid mengklaim berkat kerja sama dengan Polda dan Danrem, karhutla di Riau dapat terkendali.

Gubernur turut menyoroti persoalan lain seperti konflik lahan dan perambahan hutan ilegal, terutama di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo. Menurutnya, konflik sering terjadi karena perkembangan ekonomi memicu perambahan dan menimbulkan ketidakadilan antara masyarakat dan perusahaan.

Ia meminta semua pihak untuk tetap waspada dan bekerja sama demi kesejahteraan masyarakat. “Saya percaya, dengan kerja sama yang solid, tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan,” ujarnya.

Komentar