Massa Bakar Gedung DPRD Solo Usai Demo di Markas Brimob Ricuh

Daerah, Utama370 Dilihat

Solo (Riaunews.com) – Aksi demonstrasi di depan Markas Brimob Batalyon C, Jalan Adi Sucipto, Solo, berujung ricuh hingga mengakibatkan salah satu bagian gedung di kompleks DPRD Solo terbakar, Sabtu (30/8/2025) dini hari. Kerusuhan terjadi setelah aparat membubarkan massa dengan tembakan gas air mata.

Sekitar pukul 18.00 WIB, massa sempat bergeser ke Bundaran Gladag dan terlibat bentrok dengan aparat keamanan. Sementara sebagian kelompok lain bergerak menuju Gedung DPRD Solo. Menurut petugas pamdal DPRD Solo, Budi Prasetyo, massa datang dalam jumlah lebih besar setelah Isya.

Massa mulai membakar Gedung Setwan di sisi timur DPRD Solo pada dini hari. Api baru bisa dipadamkan saat Subuh. Gedung yang terbakar merupakan kantor Sekretaris Dewan dan Kabag Rumah Tangga. Sementara gedung utama DPRD Solo tidak terbakar, meski kaca bagian depan tampak pecah. Hingga pagi, petugas damkar masih melakukan pendinginan di lokasi.

Kericuhan bermula saat demonstrasi para pengemudi ojek online di depan Markas Brimob. Aksi yang diawali dengan doa bersama dan salat gaib untuk Affan Kurniawan (21),. driver ojol yang tewas dilindas kendaraan taktis Brimob di Jakarta pada 28 Agustus 2025, berakhir ricuh setelah polisi menembakkan gas air mata sekitar pukul 15.00 WIB. Para demonstran sempat kocar-kacir, namun sebagian tetap bertahan hingga akhirnya massa menyebar ke berbagai titik di Solo.

Komentar