Hari ini Warga Bone Gelar Demo Tolak Kenaikan Pajak PBB-P2

Bone (Riaunews.com) – Warga Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, hari ini menggelar demonstrasi besar-besaran di Kantor Bupati Bone untuk menolak kenaikan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Aliansi Rakyat Bone memprediksi sekitar 2.000 orang akan turun ke jalan dalam aksi tersebut. Mereka menilai kebijakan kenaikan PBB-P2 sangat membebani masyarakat.

Jenderal Lapangan Aliansi Rakyat Bone, Rafli Fasyah, mengatakan aksi ini melibatkan sekitar 15 organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan dari berbagai kecamatan di Bone. Ia menegaskan bahwa aliansi tetap konsisten menolak kebijakan tersebut karena dianggap tidak berpihak kepada rakyat. Warga juga sudah menyiapkan logistik aksi yang dikumpulkan di Taman Masjid Al Markaz Al Marif.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bone, Muh Angkasa, menjelaskan kenaikan PBB-P2 sebesar 65 persen dilakukan untuk menyesuaikan zona nilai tanah (ZNT) yang sudah 14 tahun tidak diperbarui.

Ia membantah adanya kenaikan hingga 300 persen seperti yang dikhawatirkan warga. Menurutnya, penyesuaian ini dilakukan karena nilai jual objek pajak (NJOP) selama ini terlalu rendah, bahkan ada yang hanya Rp7.000 per meter.

Angkasa menegaskan penyesuaian ZNT bertujuan menciptakan keadilan pajak. Ia menyebut Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebelumnya sudah memberi catatan agar Bone memperbarui data nilai tanah yang jauh di bawah harga pasar. Dengan pemutakhiran ini, pajak dihitung lebih wajar sesuai harga tanah riil dan luas lahan yang dimiliki warga.

Komentar