Padamkan karhutla di Riau, lima heli water bombing dikerahkan

Lingkungan, Utama1287 Dilihat

Pekanbaru (RiauNews.com) – Pemerintah pusat memperkuat upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau dengan menambah armada helikopter. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto memastikan lima unit helikopter water bombing akan beroperasi penuh dalam beberapa hari ke depan.

“Kami menambah helikopter, baik untuk patroli maupun water bombing, sesuai permintaan Kalaksa,” ujar Suharyanto saat memimpin rapat koordinasi di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Senin (21/7/2025).

BNPB telah mengerahkan satu unit heli water bombing yang mulai beroperasi hari ini. Rencananya, tiga unit tambahan akan tiba pada Rabu mendatang. Dengan dua unit yang sudah ada sebelumnya, total armada heli water bombing di Riau mencapai lima unit.

Suharyanto menilai, dukungan ini penting karena operasi modifikasi cuaca belum optimal akibat ketiadaan awan. “Dengan adanya heli, kami bisa tetap melakukan pemadaman meski modifikasi cuaca belum bisa dilakukan,” jelasnya.

Ia juga meminta seluruh jajaran di daerah untuk menggunakan sarana yang diberikan secara maksimal. “Kendali operasional tetap di daerah. Silakan langsung arahkan helikopter ke titik-titik prioritas,” tegasnya.

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Riau, Jim Gafur, menyatakan pihaknya siap mengoperasikan tambahan helikopter tersebut. “Alhamdulillah, bantuan dari BNPB akan menambah kekuatan kami. Sekarang satu heli sudah aktif, satu masih dalam perawatan, dan satu lagi sedang beroperasi di Rokan Hilir,” katanya.

BPBD mencatat bahwa keberadaan helikopter sangat penting untuk menjangkau lokasi karhutla yang sulit diakses oleh tim darat. Jim berharap dengan tambahan ini, pemadaman bisa berlangsung lebih cepat dan efektif.

“Beberapa titik api sudah meluas dan tidak bisa ditangani dari darat. Dengan heli water bombing, kami bisa menahan penyebaran api sebelum meluas lebih jauh,” pungkasnya.

Komentar