Makin Berkembang, Dukungan Wacana Daerah Istimewa Riau Terus Menguat

Utama863 Dilihat
Tugu Zapin yang jadi salah satu landmark Provinsi RIau

Pekanbaru (Riaunews.com) – Wacana pembentukan Daerah Istimewa Riau (DIR) kian mendapatkan dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat. Tak hanya dalam bentuk surat pernyataan, dukungan juga diwujudkan lewat penyelenggaraan berbagai kegiatan yang diprakarsai secara mandiri oleh masyarakat.

Hal itu disampaikan Ketua Badan Pekerja Perwujudan DIR (BPP DIR) sekaligus Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (DPH LAMR) Provinsi Riau, Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema wacana DIR yang digelar Jejak Sejarah dan Pariwisata, Senin (30/6).

“Sejak peluncuran BPP DIR sekitar sebulan lalu, kami telah menerima lebih dari 120 surat dukungan, beberapa di antaranya diantar langsung. Selain itu, telah terselenggara dua diskusi publik dan dua pertemuan berskala provinsi yang membahas DIR,” ujar Datuk Seri Taufik.

Selain FGD kali ini, beberapa kegiatan lain yang digelar secara independen juga menandakan antusiasme masyarakat, seperti diskusi daring yang diadakan Riau Research Central, rapat kerja ICMI Riau, serta pertemuan para guru di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU) Riau.

Menurut Datuk Seri Taufik, bentuk-bentuk dukungan tersebut menunjukkan bahwa gagasan DIR merupakan aspirasi yang hidup di tengah masyarakat. “Meski gagasan ini konstitusional, namun perlu terus disosialisasikan karena bukan hal yang rutin dibicarakan,” ujarnya.

FGD ini turut dihadiri tokoh-tokoh penting, antara lain Ketua Penyusunan Naskah Akademis DIR Prof. Dr. Junaidi, M.Hum., Yang Dipertuan Agung Kerajaan Rantau Kampar Kiri Gunung Sahilan T. Nizar, Pangeran Kesultanan Pelalawan T. Nasrun, Timbalan Mangkubumi Mangkuduraja Siak T. Toha, serta Wakil Ketua Kekerabatan Kerajaan Inderagiri Raja Iskandar.

Hadir pula Ketua Forum Koordinasi Umat Antaragama K.H. Abdurrahman Komarudin dan Ketua ICMI Riau Drg. Burhanuddin Agung, M.M.

Datuk Seri Taufik menambahkan, saat ini BPP DIR telah menyusun naskah akademis serta melakukan konsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri, DPR, dan DPD RI sebagai bagian dari tahapan formal menuju pembentukan DIR.

Sementara itu, Ketua Jejak Sejarah dan Pariwisata M. Ishak menyatakan bahwa diskusi terpumpun ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap terwujudnya DIR. Acara ditutup dengan foto bersama dan pernyataan bersama untuk menolak hoaks serta informasi negatif seputar DIR.

Komentar