Pemprov Riau Dorong Mahasiswa Sumbang Gagasan untuk Pembangunan Daerah

Spesial Riau, Utama305 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengajak mahasiswa aktif menyumbangkan ide dan gagasan segar bagi pembangunan daerah. Ajakan itu disampaikan dalam forum Indonesia Berdialog 2025 yang digelar Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (ISMEI) bersama Universitas Muhammadiyah Riau di Balai Daerah Serindit, Senin (22/9/2025).

Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Riau, M Job Kurniawan, meminta mahasiswa ikut mempercepat kemajuan daerah melalui pemikiran dan konsep baru. “Diskusikan dengan baik, lalu sampaikan pada kami. Kita ingin Riau maju dengan keadaan aman, nyaman, dan terkontrol. Bantu berikan gagasan agar manfaat pembangunan bisa dirasakan hingga pelosok desa,” kata Job.

Dialog bertema “Menakar Peran APBN dalam Mewujudkan Ekonomi Nasional yang Berkeadilan dan Berkelanjutan dari Perspektif Daerah” itu diikuti mahasiswa dari sekitar 46 universitas. Pemprov menilai forum ini menjadi wadah penting bagi mahasiswa untuk berperan sebagai penggerak, bukan sekadar penerima manfaat pembangunan.

Job menegaskan Pemprov Riau berkomitmen menggunakan anggaran secara optimal, efisien, dan transparan. Menurutnya, kebijakan fiskal nasional melalui APBN sangat memengaruhi pembangunan daerah. “Pemerintah Provinsi Riau konsisten memperjuangkan agar APBN diarahkan ke program prioritas yang memberi hasil nyata,” ujarnya.

Staf Khusus Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, M Khoirul Huda, yang menjadi keynote speaker, mendorong mahasiswa terus belajar agar mampu melahirkan gagasan. “Mahasiswa tidak boleh berhenti belajar. Ini fondasi penting agar percaya diri saat berdialog. Jangan jauh dari membaca, menulis, dan berdiskusi,” katanya.

Khoirul menambahkan mahasiswa bisa menyuarakan aspirasi melalui berbagai bentuk gerakan. “Demo itu sah dan pemerintah tidak boleh anti kritik. Tapi ada juga gerakan afirmatif, advokatif, dan edukatif yang sama-sama penting untuk membangun dialog sehat dengan pemerintah,” terangnya.

Komentar