Volkswagen dan Xpeng Perluas Arsitektur CEA ke Mobil Konvensional Mulai 2027

Otomatif357 Dilihat

Jakarta (Riaunews.com) – Volkswagen Group (China) bersama Xpeng memperluas penerapan arsitektur elektronik/elektrikal (E/E) atau CEA ke berbagai model kendaraan, tidak hanya mobil listrik, tetapi juga mobil berbahan bakar bensin dan plug-in hybrid (PHEV) yang diproduksi di China mulai 2027.

CEA dirancang sebagai pondasi komputasi terpusat berperforma tinggi untuk mendukung sistem ADAS mutakhir, asisten AI, serta pembaruan perangkat lunak (OTA) yang cepat dan stabil. Dengan mengurangi jumlah unit kontrol elektronik (ECU), Volkswagen dan Xpeng berupaya menyederhanakan sistem, meningkatkan keberlanjutan, serta menjaga nilai kendaraan dalam jangka panjang melalui konsep software-defined vehicle.

Anggota Dewan Manajemen Volkswagen Group (China), Ralf Brandstätter, menegaskan perluasan teknologi CEA ke mobil konvensional akan memperkuat posisi Volkswagen dalam inovasi. Ia menilai strategi ini sekaligus mengoptimalkan biaya produksi dan mempertahankan ragam pilihan menarik bagi konsumen.

Ketua sekaligus CEO Xpeng, He Xiaopeng, menyebut langkah ini sebagai tonggak penting dalam hubungan strategis kedua perusahaan. Ia menegaskan kolaborasi tersebut mencerminkan kepercayaan jangka panjang dan komitmen bersama untuk mendorong inovasi berkelanjutan di bidang teknologi kendaraan cerdas.

Komentar