Pekanbaru (Riaunews.com) – Kabut asap kiriman dari wilayah selatan Provinsi Riau menyelimuti tujuh wilayah pada Selasa (27/10/2026). Kondisi tersebut terjadi bersamaan dengan memburuknya kualitas udara Kota Pekanbaru yang kembali masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
Prakirawan BMKG Pekanbaru, Bella R Adelia, mengatakan citra sebaran asap yang dipadukan dengan arah angin menunjukkan pergerakan asap masih berasal dari bagian selatan Provinsi Riau.
“Berdasarkan peta citra sebaran asap dan arah angin terlihat pergerakan asap masih berasal dari selatan wilayah Provinsi Riau,” kata Bella, Selasa (27/10/2026).
BMKG memantau sebaran asap di Kabupaten Kampar, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Pelalawan, Siak, serta Kota Pekanbaru.
“Berdasarkan citra sebaran asap tersebut, terpantau sebaran asap di atas wilayah Kab. Kampar, Kab. Kuantan Singingi, Kab. Indragiri Hulu, Kab. Indragiri Hilir, Kab. Pelalawan, Kab. Siak, dan Kota Pekanbaru,” ujarnya.
Asap dari Selatan Riau Selimuti Sejumlah Daerah
Pergerakan asap yang terpantau di tujuh wilayah tersebut menunjukkan sebaran asap masih meluas di sejumlah daerah di Riau. Meski demikian, citra sebaran asap dan arah angin belum secara langsung memastikan lokasi kebakaran yang menjadi sumber asap.
Masyarakat di wilayah terdampak diimbau memantau perkembangan informasi cuaca dan kualitas udara, terutama saat hendak beraktivitas di luar ruangan.
AQI Pekanbaru Capai 106, PM2.5 Tercatat 37,6 µg/m³
Sementara itu, kualitas udara Kota Pekanbaru kembali menjadi perhatian. Berdasarkan pemantauan situs IQAir pada Selasa pukul 10.00 WIB, indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) Pekanbaru berada di angka 106, yang masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
Konsentrasi polutan utama berupa partikel halus PM2.5 tercatat mencapai 37,6 mikrogram per meter kubik (µg/m³).
Kondisi tersebut berisiko bagi kelompok sensitif, seperti anak-anak, lansia, serta masyarakat yang rentan terhadap pencemaran udara. Mereka disarankan membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara memburuk.
Masyarakat juga diimbau terus memantau pembaruan kualitas udara dan mengambil langkah perlindungan yang diperlukan selama kabut asap masih terpantau.







Komentar