Dapur MBG Pemasok SDN 44 Karya Indah Disanksi Suspend Usai 12 Siswa Alami Gejala Keracunan

Kampar11 Dilihat

Kampar (Riaunews.com) – Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) KM 6 Garuda Sakti yang menyuplai Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa SDN 44 Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, dikenai sanksi penghentian operasional sementara atau suspend. Sanksi tersebut diberikan setelah 12 siswa mengalami gejala yang diduga berkaitan dengan keracunan makanan.

Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Sumbagteng, Syartiwidya, mengatakan sanksi langsung diberikan kepada SPPG terkait setelah munculnya laporan kasus tersebut.

“Kepada SPPG langsung diberikan sanksi suspend,” kata Widya kepada RiauAktual.com, Jumat (9/10/2026).

Meski demikian, Widya belum menjelaskan durasi penghentian operasional tersebut maupun kemungkinan dapur kembali beroperasi setelah menjalani evaluasi. Belum ada pula keterangan mengenai apakah sanksi itu hanya bersifat sementara atau dapat berlanjut menjadi penghentian permanen.

Kepala SDN 44 Karya Indah, Iwan Saepudin, membenarkan bahwa Dapur SPPG KM 6 Garuda Sakti selama ini menjadi pemasok makanan MBG bagi siswanya. Menyusul kejadian tersebut, pihak sekolah berencana mengganti penyedia makanan.

“Kemungkinan kita ganti,” kata Iwan.

Dua Belas Siswa Mengalami Gatal dan Mual

Sebelumnya, sebanyak 12 siswa SDN 44 Karya Indah mengalami gejala gatal dan mual tidak lama setelah mengonsumsi MBG pada Selasa (6/10/2026). Sejumlah siswa juga mengalami keluhan lain sehingga dibawa ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Kota Pekanbaru untuk menjalani pemeriksaan.

Saat kejadian, pihak sekolah belum dapat memastikan penyebab munculnya gejala tersebut, termasuk apakah berkaitan dengan makanan MBG atau dipicu faktor lain. Karena itu, dugaan keracunan tersebut masih perlu ditelusuri lebih lanjut.

Iwan memastikan kondisi seluruh siswa kini telah membaik. Mereka diperbolehkan pulang pada hari yang sama setelah menjalani pemeriksaan di rumah sakit.

“Kondisi anak-anak alhamdulillah sudah pulih semua. Hari Selasa itu juga langsung pulang semua. Tidak ada yang dirawat sampai dua hari di rumah sakit,” ujarnya.

Sekolah Pertimbangkan Ganti Penyedia MBG

Pemberian sanksi suspend terhadap Dapur SPPG KM 6 Garuda Sakti menghentikan sementara operasional dapur yang memasok makanan bagi siswa SDN 44 Karya Indah. Pihak sekolah pun mempertimbangkan penggantian penyedia MBG agar penyaluran makanan bagi siswa dapat dilanjutkan.

Namun, hingga Jumat (9/10/2026), belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai durasi sanksi maupun hasil pemeriksaan untuk memastikan penyebab keluhan yang dialami para siswa.

Kasus ini menjadi perhatian dalam pelaksanaan program MBG, terutama terkait keamanan pangan dan pemantauan kondisi siswa setelah mengonsumsi makanan yang disediakan. Kepastian penyebab kejadian tetap menunggu hasil penelusuran lebih lanjut dari pihak terkait.

Komentar