Lampaui Target, Peserta Khitanan Massal HUT Pekanbaru Tembus 1.207 Anak

Pekanbaru31 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Minat masyarakat mengikuti kegiatan khitanan massal yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam rangka Hari Jadi Pekanbaru ke-242 tahun 2026 melampaui target yang ditetapkan panitia.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Dedy Sambudi, mengatakan jumlah peserta yang semula ditargetkan sebanyak 1.100 anak kini telah mencapai 1.207 anak. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah hingga hari pelaksanaan.

Kegiatan sosial yang menjadi salah satu agenda utama peringatan HUT Pekanbaru itu dijadwalkan berlangsung pada 21 Juni 2026 dan dipusatkan di halaman Mall Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru.

“Persiapan sudah hampir selesai. Dalam pelaksanaannya nanti, kami mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari rumah sakit, klinik, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), hingga Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) untuk memaksimalkan pelayanan kepada peserta,” kata Dedy, Kamis (11/6/2026).

Didukung Rumah Sakit dan Klinik

Dedy menjelaskan, rumah sakit dan klinik yang terlibat dalam kegiatan tersebut telah berkomitmen menyediakan 85 tempat tidur (bed), tenaga kesehatan, serta kebutuhan obat-obatan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan khitanan massal.

Menurutnya, seluruh pihak juga terus melakukan koordinasi dan kolaborasi guna memastikan seluruh kebutuhan medis dan pelayanan dapat terpenuhi secara optimal.

“Kami bersama rumah sakit dan klinik yang menjadi mitra terus berkoordinasi agar seluruh kebutuhan medis dan pelayanan dapat terpenuhi dengan baik. Ini merupakan bentuk kolaborasi bersama untuk menyukseskan kegiatan khitanan massal di hari jadi Kota Pekanbaru ke-242 ini,” ujarnya.

Utamakan Keselamatan Peserta

Dedy menegaskan, panitia menjadikan aspek keselamatan dan kualitas pelayanan sebagai prioritas utama dalam pelaksanaan kegiatan. Karena itu, setiap peserta wajib menjalani skrining kesehatan sebelum menjalani tindakan khitan.

Selain itu, peserta juga diimbau melakukan kontrol kesehatan lanjutan di klinik atau puskesmas terdekat setelah menjalani khitan dengan membawa kartu BPJS Kesehatan atau kartu Universal Health Coverage (UHC) sesuai identitas masing-masing.

“Untuk mencegah terjadinya kesalahan dalam pelayanan, seluruh peserta akan menjalani pemeriksaan atau skrining terlebih dahulu. Setelah menjalani sunat, anak-anak juga kami imbau untuk melakukan kontrol kesehatan kembali di klinik atau puskesmas terdekat dengan membawa kartu BPJS atau kartu UHC sesuai identitas masing-masing,” jelasnya.

Selain mendapatkan layanan khitan gratis, para peserta juga akan menerima bingkisan dan santunan yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho.

Dedy berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu yang membutuhkan bantuan untuk pelaksanaan khitan bagi anak-anak mereka.

“Kami dari pemerintah berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama keluarga kurang mampu yang membutuhkan bantuan untuk pelaksanaan sunat anak-anak mereka, sesuai dengan tujuan dan harapan Pemerintah Kota Pekanbaru,” pungkasnya.

Komentar