Williams Fokus Perbaiki Performa di Jeda April Usai Start Buruk Musim 2026

Motorsport98 Dilihat

Pekanbarau (Riaunews.com) – Tim Williams Racing bertekad memanfaatkan jeda balapan pada April untuk memperbaiki performa awal musim Formula 1 2026. Langkah ini diambil setelah hasil kurang memuaskan pada dua seri pembuka di Australia dan Tiongkok.

Mobil FW48 yang digunakan Williams masih menghadapi sejumlah kendala, terutama kelebihan bobot serta performa yang tertinggal dari para pesaing. Hingga saat ini, tim baru mengoleksi dua poin dan berada di posisi kesembilan klasemen konstruktor dari 11 tim.

Pada seri pembuka di Sirkuit Albert Park, Williams gagal meraih poin. Sementara di Shanghai, Carlos Sainz menyumbang dua poin usai finis kesembilan, sedangkan Alex Albon gagal tampil akibat kendala teknis.

Fokus Pengembangan dan Simulator

Kepala tim, James Vowles, menegaskan jeda April akan dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan performa mobil.

“Kami membutuhkan setiap jam dalam jeda itu untuk kembali kompetitif saat kembali di Miami. Kami tahu mobil kami kelebihan bobot,” ujarnya.

Selain pengembangan teknis, Sainz dan Albon juga dijadwalkan menjalani program simulator intensif. Tim turut meningkatkan latihan pit stop guna memperbaiki performa secara keseluruhan.

Jeda Dipicu Pembatalan Seri

Jeda panjang pada April terjadi setelah dua seri, yakni Grand Prix Bahrain dan Arab Saudi, dibatalkan akibat konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Sebelum jeda, para pembalap akan lebih dulu berlaga di Grand Prix Jepang 2026 yang digelar di Suzuka pada 27–29 Maret 2026.

Komentar