Norris Khawatir Aturan Baru F1 2026 Picu Balapan Lebih Kacau

Motorsport162 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Pembalap McLaren, Lando Norris, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap dampak aturan baru Formula 1 musim 2026 setelah menjalani shakedown mobil di Barcelona pekan lalu. Menurut Norris, sejumlah aspek regulasi anyar berpotensi membuat jalannya balapan menjadi lebih kacau.

Formula 1 mulai menerapkan paket regulasi baru untuk menciptakan balapan yang lebih ketat dan berkelanjutan. Mobil 2026 dirancang lebih pendek, lebih sempit, dan lebih ringan, dengan mesin yang menggunakan rasio hampir 50:50 antara tenaga listrik dan mesin pembakaran internal.

Selain itu, F1 memperkenalkan aerodinamika aktif pada sayap depan dan belakang untuk meningkatkan kecepatan di lintasan lurus. Mode Overtake atau Mode Boost juga diperkenalkan untuk menggantikan DRS, dengan memicu keluaran daya maksimum mesin selama pembalap masih memiliki cadangan energi listrik yang cukup.

Norris menilai penggunaan tombol boost dapat memicu situasi balapan yang tidak terduga. Ia menyebut, pembalap bisa melakukan manuver menyalip di area yang sebelumnya hampir mustahil, tergantung kapan dan di mana mode tersebut diaktifkan.

“Balapan bisa menjadi lebih kacau, tergantung kapan orang menggunakan tombol boost,” ujar Norris. Ia menjelaskan bahwa tambahan tenaga dari Mode Boost bisa menciptakan peluang menyalip baru, meski konsekuensinya pembalap harus mengorbankan performa pada lap berikutnya untuk memulihkan daya baterai.

Menurut Norris, kondisi ini berpotensi memunculkan aksi saling salip berulang atau “naik-turun posisi” di lintasan. Meski dinilai lebih menantang bagi pembalap, ia menilai situasi tersebut bisa menghadirkan tontonan balapan yang lebih menarik bagi penonton.

Komentar