KPK Tangkap Bupati Pati Sudewo dalam OTT, Sudah Didemo Warga Sejak Tahun Lalu

Daerah, Korupsi176 Dilihat

Jakarta (Riaunews.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Pati, Sudewo, dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Senin (19/1/2026). Penangkapan politikus Partai Gerindra itu dikonfirmasi langsung oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.

“Benar, salah satu pihak yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan di Pati adalah Saudara SDW,” ujar Budi saat dikonfirmasi, Senin (19/1/2026). Hingga kini, KPK belum mengungkap secara detail perkara yang menjerat Sudewo dalam OTT tersebut.

Penangkapan ini menjadi sorotan karena jauh sebelumnya, ratusan warga Pati, Jawa Tengah, sempat menggelar aksi damai di depan Gedung KPK pada 1 September 2025. Massa yang datang menggunakan tujuh bus itu menuntut KPK segera menangkap Sudewo.

Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu, Supriyono, mengatakan saat itu KPK berjanji akan melakukan koordinasi internal terkait penerbitan surat rekomendasi penonaktifan Sudewo dari jabatannya sebagai bupati. Jika surat tersebut diterbitkan, pihaknya berencana meminta salinannya untuk disampaikan ke Kementerian Dalam Negeri dan Presiden Prabowo.

Sebelum aksi demo tersebut, KPK sebenarnya telah memeriksa Sudewo sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pembangunan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan pada 27 Agustus 2025. Sudewo mengaku hadir dan memberikan keterangan sesuai yang diketahuinya.

Beberapa hari setelah aksi warga Pati di Jakarta, KPK kembali memeriksa Sudewo pada 22 September 2025 terkait kasus yang sama. Saat itu, KPK menegaskan Sudewo masih berstatus sebagai saksi, namun usai pemeriksaan, yang bersangkutan memilih bungkam.

Komentar