Plt Gubernur Riau Harap Kebijakan Pusat Lebih Pro Daerah pada 2026

Spesial Riau, Utama258 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto membeberkan sejumlah persoalan yang masih dihadapi Provinsi Riau dalam Refleksi Akhir Tahun 2025. Ia menyebut tantangan tersebut terutama berkaitan dengan kondisi fiskal daerah dan keberlanjutan pembangunan.

Memasuki tahun 2026, SF Hariyanto berharap pertumbuhan daerah dan kesejahteraan masyarakat Riau terus membaik. Ia menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang mampu memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

“Tentu kita berharap Riau lebih baik. Kesejahteraan masyarakat terjamin dan tata kelola pemerintahan yang melayani,” kata SF Hariyanto. Ia juga berharap kebijakan Pemerintah Pusat ke depan lebih berpihak kepada daerah, khususnya dalam hal penganggaran.

Menurutnya, kondisi fiskal daerah saat ini membutuhkan perhatian khusus dari Pemerintah Pusat agar pembangunan infrastruktur dapat berjalan dan pertumbuhan ekonomi meningkat. Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah masih sangat bergantung pada pendapatan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

SF Hariyanto menyebut sumber pendanaan tersebut antara lain dana transfer ke daerah, dana bagi hasil, serta tunda salur yang mengalami perubahan pada tahun 2026. “Mudah-mudahan apa yang kita harapkan, bagi hasil, tunda salur dan lainnya tahun 2026 dari pusat ada perubahan,” ujarnya.

Ia menambahkan, jika kondisi keuangan Pemerintah Provinsi Riau dapat kembali normal, pemerintah daerah akan memiliki ruang yang lebih besar untuk membangun infrastruktur dan meningkatkan pelayanan publik. “InsyaAllah apa yang menjadi harapan masyarakat menjadi perhatian pemerintah,” pungkasnya.

Komentar