Sembilan Pohon Tumbang dalam Sehari, BPBD Pekanbaru Imbau Warga Waspada

Pekanbaru (Riaunews.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman pohon tumbang, terutama saat hujan deras disertai angin kencang.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya kejadian pohon tumbang di sejumlah wilayah Kota Pekanbaru akibat cuaca ekstrem belakangan ini. Bahkan, dalam satu hari tercatat sembilan kejadian pohon tumbang yang harus ditangani petugas gabungan BPBD dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru.

Tim Pleton Tangkas BPBD bersama personel DLHK melakukan evakuasi pohon tumbang pada Rabu (4/11/2026). Penanganan berlangsung di sejumlah ruas jalan, di antaranya Jalan Cipta Karya, Jalan Damai Langgeng, Jalan Purwodadi Ujung, Jalan Budi Daya, Jalan Tri Marga, Jalan Semen, Jalan Tengku Bey II, dan Jalan Rambai.

“Kami mengingatkan agar warga mewaspadai ancaman pohon tumbang,” kata Kepala BPBD Kota Pekanbaru, Yuliarso, Jumat (6/11/2026).

Sembilan Kejadian Tidak Menimbulkan Korban Jiwa

Yuliarso mengatakan, petugas tidak hanya melakukan evakuasi terhadap pohon yang tumbang. Tim di lapangan juga memetakan sejumlah titik rawan angin kencang yang berpotensi menyebabkan pohon tumbang.

Ia memastikan sembilan kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Meski demikian, masyarakat diminta tidak mengabaikan potensi bahaya, terutama ketika hujan deras disertai angin kencang.

Yuliarso juga mengimbau masyarakat melakukan langkah pencegahan dengan memperhatikan kondisi pohon besar di lingkungan sekitar, khususnya pohon yang sudah berusia tua dan lapuk.

“Kami pun mengingatkan warga untuk melakukan langkah pencegahan, terutama terhadap pohon besar yang kondisinya sudah tua,” terangnya.

BPBD Pantau Titik Rawan Banjir

Selain mengantisipasi pohon tumbang, BPBD Pekanbaru juga meningkatkan pemantauan terhadap potensi bencana hidrometeorologi lainnya.

Petugas melakukan patroli di sejumlah titik rawan banjir serta memetakan kawasan yang berpotensi mengalami genangan akibat luapan drainase.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi dampak hujan yang berpotensi terjadi di wilayah Kota Pekanbaru.

Komentar