PWI Kampar Bantah Flyer Aksi Demonstrasi, Sebut Pencatutan Nama Organisasi Hoaks

Kampar, Organisasi16 Dilihat

Kampar (Riaunews.com) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kampar membantah informasi dalam flyer yang beredar mengenai rencana aksi demonstrasi oleh 12 organisasi wartawan di Kantor Bupati Kampar. PWI Kampar menegaskan informasi tersebut tidak benar dan pencantuman nama organisasinya tidak mewakili sikap resmi.

Ketua PWI Kabupaten Kampar, Syawal, mengatakan pihaknya tidak pernah merencanakan ataupun menyatakan akan terlibat dalam aksi demonstrasi sebagaimana tercantum dalam flyer tersebut.

“Kami tidak pernah merencanakan aksi demonstrasi seperti yang disebutkan dalam flyer tersebut. Pencatutan nama PWI Kampar itu bukan merupakan pernyataan resmi organisasi kami,” tegas Syawal, Sabtu (24/10/2026).

PWI Kampar Imbau Masyarakat Tidak Sebarkan Informasi Belum Terverifikasi

Syawal mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya. Menurutnya, informasi yang tidak terverifikasi berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan mengganggu kondusivitas daerah.

Ia juga menegaskan komitmen PWI Kabupaten Kampar untuk menjaga suasana aman dan kondusif di tengah masyarakat. Syawal meminta seluruh anggota PWI Kampar tetap berpegang pada Kode Etik Jurnalistik serta mengedepankan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

“Kepada seluruh rekan-rekan PWI Kampar, kami terus mengingatkan agar tidak ikut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Mari bersama-sama menolak hoaks dan tetap menjalankan tugas jurnalistik sesuai Kode Etik Jurnalistik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Kampar, Lukmansyah Badoe, turut membantah informasi yang beredar melalui sejumlah media terkait rencana aksi demonstrasi yang mencatut nama 12 organisasi tersebut.

Diskominfosan Ajak Insan Pers Kedepankan Verifikasi

Lukmansyah mengimbau masyarakat dan insan pers agar lebih cermat dalam menerima serta menyampaikan informasi, terutama yang berkaitan dengan situasi dan kondisi daerah.

“Informasi yang tidak berdasar tersebut tidak benar. Sesuai pesan Bupati Kampar, kita bersama-sama harus menjaga kondusivitas daerah agar Kabupaten Kampar tetap aman dan nyaman. Mari kita selesaikan berbagai persoalan dengan hati, sejalan dengan slogan Kampar Dihati,” ungkap Lukmansyah.

Ia juga mengajak insan pers untuk mengedepankan prinsip jurnalistik dan memverifikasi setiap informasi sebelum memublikasikannya. Langkah tersebut penting untuk mencegah penyebaran kabar yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Dengan ini kami dapat meluruskan informasi yang beredar sekaligus mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi di ruang publik,” pungkasnya.

Syawal dan Lukmansyah sama-sama mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga komunikasi, mengutamakan klarifikasi, serta bersama-sama memelihara situasi Kabupaten Kampar agar tetap aman, damai, dan kondusif.