Kualitas Udara Membaik, PAUD dan TK di Pekanbaru Kembali Belajar Tatap Muka Besok

Pekanbaru (Riaunews.com) – Peserta didik tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) di Kota Pekanbaru kembali mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mulai Senin (26/10/2026). Kebijakan ini menyusul perbaikan kualitas udara setelah sebelumnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyelimuti kota tersebut.

Dengan kebijakan ini, peserta didik PAUD dan TK kembali menjalani kegiatan belajar di sekolah. Sebelumnya, peserta didik tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) telah lebih dahulu mengikuti pembelajaran tatap muka sejak awal pekan lalu.

Meski demikian, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru tetap menekankan pentingnya perlindungan kesehatan peserta didik, terutama anak usia dini yang lebih rentan terhadap dampak polusi udara.

Disdik Pantau Kualitas Udara dan Kondisi Peserta Didik

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, mengatakan hasil pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) menunjukkan kualitas udara di Pekanbaru mengalami perbaikan. Kondisi tersebut memungkinkan sekolah kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan tetap memperhatikan faktor kesehatan.

Disdik meminta pihak sekolah terus memantau kondisi udara dan memperhatikan keadaan peserta didik selama kegiatan belajar berlangsung. Sekolah juga perlu mengambil langkah antisipasi apabila kualitas udara kembali memburuk.

Sekolah Bisa Hentikan Kegiatan Luar Ruangan hingga Terapkan PJJ

Abdul Jamal menjelaskan, sekolah dapat menghentikan kegiatan pembelajaran di luar ruangan apabila kondisi udara tidak mendukung. Sekolah juga dapat memulangkan peserta didik lebih awal atau mengalihkan pembelajaran menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Namun, pengalihan pembelajaran tidak dapat dilakukan tanpa koordinasi dengan Disdik Kota Pekanbaru.

“Namun, pengalihan pembelajaran tersebut dilakukan setelah pihak sekolah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru,” ujarnya.

Disdik berharap kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dengan memperhatikan keselamatan dan kesehatan peserta didik, terutama jika kondisi kualitas udara di Pekanbaru kembali berubah.