Kuantan Singingi (Riaunews.com) — Kondisi jalan lintas Provinsi Riau yang menghubungkan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dan Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dikeluhkan warga. Jalan yang rusak dan berlubang tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan karena berpotensi memicu kecelakaan.
Keluhan itu mencuat setelah sebuah mobil pengangkut crude palm oil (CPO) dari arah Inhu menuju Kuansing terpuruk di depan Balai Adat Desa Kampung Baru Timur, Kecamatan Cerenti, Senin (19/10/2026) siang.
Warga setempat, Sadli, mengatakan mobil tersebut terpuruk akibat kondisi jalan yang rusak dan berlubang.
“Iya, siang tadi mobil ini terpuruk akibat kondisi jalan yang sudah rusak dan berlubang,” ujar Sadli kepada RiauAktual.com, Senin (19/10/2026) malam.
Kerusakan Jalan Berlangsung Lebih dari Setahun
Sadli menyebutkan, kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung lebih dari satu tahun. Namun, hingga kini belum ada perbaikan sehingga warga khawatir kondisi itu membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Selain mengganggu kelancaran lalu lintas, lubang-lubang di badan jalan juga disebut telah memicu insiden kecelakaan. Sadli mengungkapkan, seorang pengendara sepeda motor terjatuh di lokasi tersebut pada pekan sebelumnya.
“Bahkan, minggu lalu sudah ada pengendara sepeda motor yang terjatuh di lokasi tersebut,” ungkapnya.
Warga Minta Pemprov Riau Segera Bertindak
Warga berharap Pemerintah Provinsi Riau segera memperbaiki jalan tersebut karena menjadi akses penghubung antarkabupaten yang digunakan masyarakat dan kendaraan angkutan.
Sadli meminta pemerintah tidak menunda penanganan kerusakan jalan agar insiden serupa tidak kembali terjadi.
“Kami berharap pemerintah provinsi segera memperbaiki jalan ini. Jangan sampai ada korban lagi akibat kondisi jalan yang rusak,” harapnya.







Komentar