Bangkai Diduga Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Tersangkut di Mangrove Inhil

Inhil, Lingkungan13 Dilihat

Indragiri Hilir (Riaunews.com) – Warga Desa Bente, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, dikejutkan dengan penemuan bangkai mamalia laut berukuran besar di kawasan perairan Sungai Bahale, Rabu (23/9/2026) malam. Bangkai yang diduga kuat merupakan seekor paus itu ditemukan tersangkut di antara pepohonan mangrove.

Bangkai mamalia laut tersebut diperkirakan memiliki panjang sekitar 8 meter dengan berat mencapai 4 ton. Sebagian tubuhnya terbenam di lumpur kawasan mangrove, sementara bagian lainnya terlihat di permukaan.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Donny Eko Listianto membenarkan adanya laporan dari warga terkait penemuan tersebut sekitar pukul 22.40 WIB. Petugas yang mendatangi lokasi menemukan bangkai mamalia laut dalam kondisi sudah tidak bernyawa dan tersangkut di antara vegetasi mangrove.

“Proses identifikasi mendalam belum bisa langsung dilakukan pada malam penemuan karena kendala medan dan penerangan yang sangat minim,” kata Donny, Rabu (25/9/2026).

Identifikasi Libatkan BKSDA dan Instansi Teknis

Polisi belum dapat memastikan jenis spesies maupun penyebab kematian mamalia laut tersebut. Kondisi medan yang sulit dan minim penerangan menjadi kendala petugas untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut pada malam hari.

Selain itu, lokasi penemuan merupakan kawasan yang relatif terisolasi dan jauh dari permukiman. Keberadaan satwa liar, seperti buaya muara dan biawak, juga menjadi pertimbangan petugas dalam melakukan penanganan.

Kondisi bangkai yang mulai membusuk dan mengeluarkan aroma tidak sedap juga mengindikasikan hewan tersebut kemungkinan telah mati beberapa hari sebelum ditemukan.

“Untuk menangani hal ini, Polres Inhil segera berkoordinasi dengan instansi teknis seperti BKSDA dan dinas kelautan setempat guna memastikan jenis spesies serta penyebab p