Operasi Pasar Murah Pemprov Riau Pekan ini Digelar di Enam Titik

Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah terus menjaga ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga di tengah masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan yakni menggelar operasi pasar murah.

Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop UKM Provinsi Riau Tetty Nurdianti mengatakan operasi pasar murah yang digelar Senin (21/9/2026) merupakan agenda ke-175 sepanjang 2026.

“Hari ini masuk pada operasi pasar murah ke-175 yang telah kita gelar sepanjang 2026. Ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov Riau dalam memastikan ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga di tengah masyarakat,” kata Tetty.

Operasi pasar murah pekan ini digelar di enam titik yang tersebar di Kota Pekanbaru, Kabupaten Rokan Hilir, dan Kabupaten Siak. Dua titik di antaranya digelar pada Senin.

“Hari ini, digelar di 2 titik, yaitu di Halaman Kantor Lurah Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai dan di Madrasah Syekh Oesman Syahabuddin Al Kholidi Naqsabandi, Jalan Madrasah Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir,” katanya.

Enam Lokasi Operasi Pasar Murah

Selanjutnya, operasi pasar murah digelar pada Selasa (22/9/2026) di Halaman Kantor Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai. Pada Rabu (23/9/2026), kegiatan berlangsung di Halaman Kantor Lurah Minas Timur, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak.

“Untuk Kamis, 24 September akan digelar di Halaman Dinas Peternakan Provinsi Riau, Jalan Pattimura. Kegiatan itu bertepatan dalam rangka Bulan Bhakti Peternakan,” ungkapnya.

Lokasi terakhir berada di Lapangan Voli Jalan Paus, RT 01 RW 03, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai, pada Jumat (25/9/2026). Lokasi tersebut berada di belakang Asrama Polisi Bundaharan PHR.

Daftar Harga Bahan Pokok

Tetty mengatakan sejumlah bahan pokok tersedia dengan harga yang lebih terjangkau dalam operasi pasar murah tersebut. Beras SPHP dijual Rp60 ribu per 5 kilogram, sedangkan beras Anak Daro dan Sokan dibanderol Rp169 ribu per 10 kilogram.

Untuk kemasan 5 kilogram, beras Sokan dan Anak Daro masing-masing dijual Rp84.500. Gula pasir dijual Rp18 ribu per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan MinyaKita Rp15.500 per bungkus.

“Untuk garam Krista Rp2 ribu per 200 gram, garam Nusantara Rp2 ribu per 250 gram dan telur Rp49 ribu per papan,” ungkapnya.

Tetty mengimbau masyarakat yang berbelanja agar mengantre dengan tertib dan datang sesuai waktu yang telah ditentukan. Masyarakat juga diminta membawa kantong belanja dari rumah untuk mengurangi penggunaan plastik serta menggunakan masker jika kualitas udara memburuk.

“Kita harapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib. Kami mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah, guna mengurangi penggunaan kantong plastik dan pakai masker jika kualitas udara tidak baik,” pungkasnya.

Komentar