Pekanbaru (Riaunews.com) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru mengupayakan penambahan armada bus sekolah gratis pada tahun depan. Langkah ini dilakukan menyusul tingginya animo masyarakat terhadap layanan transportasi gratis bagi pelajar.
Kepala Dishub Pekanbaru Masykur Tarmizi mengatakan, saat ini pihaknya mengoperasikan dua bus sekolah yang melayani tujuh sekolah. Sekolah tersebut terdiri atas SDN 36, SDN 51, SMPN 1, SMPN 5, SMPN 4, SMPN 10, dan SMPN 14 Pekanbaru.
“Sekarang kita beroperasi dua bus sekolah. Dua bus sekolah ini untuk melayani tujuh sekolah. SD 36, SD 51, SMP 1, SMP 5, SMP 4, SMP 10, dan SMP 14,” kata Masykur, Rabu (2/9/2026).
Layani 40 Pelajar
Masykur menjelaskan, bus sekolah beroperasi berdasarkan rute yang telah ditetapkan. Siswa menunggu bus di titik yang disepakati bersama orang tua sebelum diantar menuju sekolah. Sistem serupa diterapkan saat siswa pulang.
“Sistemnya kita beri rute, jadi kita sepakati dengan orang tua murid di mana anaknya menunggu mobil kita lewat, kita antar ke sekolah. Nanti pulang begitu juga,” jelasnya.
Setiap bus memiliki kapasitas sekitar 19 hingga 20 penumpang. Dengan dua armada yang tersedia saat ini, Dishub baru dapat melayani sekitar 40 pelajar.
Menurut Masykur, permintaan masyarakat terhadap layanan tersebut cukup tinggi. Bahkan, Dishub tetap mengoperasikan bus hingga Sabtu untuk memenuhi kebutuhan pelajar. Namun, layanan tersebut belum menjangkau sejumlah wilayah, seperti Rumbai dan Panam.
Ajukan Bantuan ke Pusat
Dishub Pekanbaru kini mengupayakan penambahan unit bus untuk memperluas jangkauan layanan. Masykur mengatakan, dua bus yang saat ini beroperasi merupakan hibah dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan.
“Ini permintaan masyarakat luar biasa. Sampai hari Sabtu pun kita layani. Harapan masyarakat, tahun depan bisa bertambah untuk melayani wilayah lain. Untuk wilayah Rumbai kita belum ada, Panam kita belum ada,” katanya.
Masykur mengatakan, pemerintah kota belum menganggarkan pembelian armada tambahan dalam anggaran saat ini. Karena itu, Dishub berupaya memperoleh dukungan dari pemerintah pusat melalui skema bantuan atau hibah.
“Kalau sekarang kita belum anggarkan penambahan. Nanti skemanya bisa kita minta bantu ke pemerintah pusat. Karena yang dua unit ini hibah pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan,” jelasnya.
Ia menambahkan, Dishub Pekanbaru telah mengajukan proposal penambahan armada kepada Kementerian Perhubungan. Namun, hingga kini belum ada kepastian mengenai realisasi bantuan tersebut.
“Kita kemarin juga upayakan pengajuan proposal, tapi belum tahu kejelasannya,” kata Masykur.
