Pelalawan (Riaunews.com) – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau, turut merambah kawasan konservasi Suaka Margasatwa (SM) Kerumutan. Tim gabungan kini masih melakukan penanganan untuk mencegah api meluas ke kawasan konservasi tersebut.
Kepala Bidang Teknis Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Ujang Holisudin, membenarkan adanya kebakaran di dalam kawasan SM Kerumutan. Namun, pihaknya belum dapat memastikan luas kawasan yang terbakar maupun dampak kebakaran terhadap habitat satwa yang dilindungi.
Menurut Ujang, titik kebakaran berada sekitar 7-8 kilometer dari batas kawasan SM Kerumutan. Tim terus melakukan pemantauan dan penanganan untuk memastikan api tidak meluas ke bagian lain kawasan konservasi.
“Terdapat juga kebakaran di dalam SM Kerumutan, berjarak sekitar 7-8 kilometer dari batas SM Kerumutan,” kata Ujang, Selasa (25/8/2026).
Pemadaman Dilakukan dari Udara dan Darat
Tim gabungan melakukan pemadaman secara terpadu melalui operasi udara dan darat. Dari udara, petugas mengerahkan water bombing dengan melibatkan BPBD dan kementerian terkait untuk mengguyur titik-titik kebakaran yang sulit dijangkau.
“Pada lokasi kebakaran di SM Kerumutan sudah dilakukan upaya water bombing oleh BPBD dan kementerian. Tim darat juga sudah diturunkan, semoga hari ini sudah sampai ke lokasi,” ujarnya.
Pengerahan tim darat diperlukan untuk memperkuat penanganan, terutama pada titik api yang tidak dapat dijangkau secara optimal melalui operasi udara. Petugas juga melakukan pemantauan untuk mengendalikan pergerakan api.
Dampak terhadap Habitat Satwa Masih Didalami
Karhutla tersebut menjadi perhatian karena SM Kerumutan merupakan kawasan konservasi yang memiliki ekosistem gambut dan menjadi habitat berbagai jenis satwa dilindungi. Tim gabungan masih berupaya mencegah kebakaran meluas ke bagian lain kawasan.
Selain pemadaman, BBKSDA Riau bersama tim terkait terus melakukan pendataan dan pemantauan kondisi kawasan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui perkembangan kebakaran sekaligus memastikan dampaknya terhadap ekosistem dan habitat satwa yang berada di kawasan konservasi.







Komentar