Pekanbaru (Riaunews.com) – Kualitas udara di Kota Pekanbaru, Riau, kembali membaik setelah sempat berada pada level berbahaya pada Selasa (18/8/2026). Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), konsentrasi partikulat PM2.5 pada Rabu (19/8/2026) siang turun ke kategori sedang.
Data BMKG yang diperbarui pukul 14.00 WIB menunjukkan konsentrasi PM2.5 di Pekanbaru berada pada angka 16,5 mikrogram per meter kubik (µg/m³). Angka tersebut masuk dalam kategori sedang berdasarkan klasifikasi kualitas udara BMKG.
Kondisi tersebut menunjukkan perbaikan signifikan dibandingkan sehari sebelumnya. Pada Selasa (18/8/2026) pukul 09.00 WIB, konsentrasi PM2.5 di Pekanbaru sempat melonjak hingga 276 µg/m³ dan masuk kategori berbahaya.
PM2.5 Turun Setelah Kabut Asap
Dalam klasifikasi BMKG, konsentrasi PM2.5 pada rentang 15,6–55,4 µg/m³ masuk kategori sedang. Sementara itu, konsentrasi PM2.5 di atas 250,5 µg/m³ masuk kategori berbahaya.
Grafik pemantauan BMKG juga menunjukkan kualitas udara Pekanbaru pada Rabu didominasi kategori sedang. Meski demikian, konsentrasi PM2.5 sempat berada pada level yang lebih rendah dalam beberapa periode pemantauan.
Penurunan konsentrasi PM2.5 tersebut menjadi kabar baik setelah kabut asap menyelimuti sejumlah wilayah Pekanbaru pada Selasa. Saat itu, jarak pandang di Kota Pekanbaru sempat turun hingga 500 meter sebelum berangsur membaik.
Meski kualitas udara telah membaik, masyarakat tetap perlu mewaspadai perubahan kondisi udara. Warga, terutama kelompok rentan, disarankan membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara kembali memburuk.







Komentar