CKG Pekanbaru Tembus 250 Ribu Penerima, Diabetes dan Hipertensi Dominan

Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus menggenjot cakupan penerima manfaat program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Hingga saat ini, lebih dari 250 ribu jiwa di Kota Pekanbaru telah mengakses layanan kesehatan gratis tersebut.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, Dedy Sambudi, mengatakan diabetes melitus (DM) dan hipertensi menjadi dua penyakit yang paling banyak ditemukan dari hasil pemeriksaan CKG. Sementara itu, tidak ditemukan penyakit langka dalam pemeriksaan tersebut.

“Penyakit yang paling banyak itu diabetes melitus (DM) dan hipertensi. Yang langka tidak ada kita temukan,” kata Dedy, Minggu (16/8/2026).

Pelaksanaan CKG tidak hanya dilakukan melalui 21 puskesmas yang tersebar di Kota Pekanbaru. Diskes juga menggandeng sejumlah fasilitas kesehatan lainnya untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan pemeriksaan kesehatan gratis.

CKG Tidak Mencakup Pemeriksaan HIV/AIDS

Selain fasilitas kesehatan, Diskes Pekanbaru turut melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan universitas dalam pelaksanaan program CKG. Perluasan layanan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kondisi kesehatan sejak dini.

Menurut Dedy, pemeriksaan rutin dapat membantu menemukan faktor risiko maupun penyakit lebih awal sehingga penanganan dapat segera dilakukan. Namun, ia menegaskan pemeriksaan HIV/AIDS tidak termasuk dalam rangkaian layanan CKG.

“Untuk program CKG tidak termasuk pemeriksaan HIV/AIDS. Itu pemeriksaan khusus dan dilakukan secara khusus,” jelas Dedy.

Meski demikian, Diskes Pekanbaru tetap menjalankan upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS melalui kerja sama dengan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) dan Dinas Kesehatan Provinsi Riau.

Program tersebut juga menyasar lingkungan sekolah, mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA. Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari edukasi dan pencegahan sejak dini di kalangan pelajar.

Komentar