Anggaran UPT PUPR Riau Ditambah di APBD Perubahan, Jalan Rusak Jadi Prioritas

Pekanbaru (Riaunews.com) – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Riau akan menambah anggaran untuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2026.

Penambahan anggaran dilakukan karena anggaran UPT yang dialokasikan dalam APBD murni telah habis digunakan untuk membiayai berbagai kegiatan yang telah direncanakan.

Plt Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau, Zulfahmi, mengatakan penambahan anggaran tersebut dilakukan sesuai arahan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto. Anggaran tambahan nantinya digunakan untuk mendukung kegiatan UPT, termasuk penanganan jalan rusak.

“Di APBD anggaran UPT akan ditambah sesuai arahan Gubernur, karena anggaran UPT di murni sudah habis,” ujar Zulfahmi, Kamis (13/8/2026).

Jalan Provinsi di Pekanbaru Jadi Prioritas

Zulfahmi mengatakan UPT PUPR di Pekanbaru akan mendapat tambahan anggaran untuk menangani sejumlah ruas jalan provinsi yang mengalami kerusakan. Perbaikan dilakukan dengan metode patching atau penambalan.

“Nanti kita minta UPT, jalan-jalan provinsi yang rusak seperti Jalan SM Amin, Soekarno-Hatta, HR Soebrantas untuk dilakukan patching atau tambal,” sebutnya.

Menurut Zulfahmi, perbaikan jalan provinsi di Kota Pekanbaru menjadi salah satu prioritas Pemerintah Provinsi Riau. Karena itu, sejumlah ruas yang mengalami kerusakan akan mendapat penanganan setelah anggaran tambahan tersedia.

“Jadi jalan-jalan itu akan diprioritaskan nanti untuk dilakukan patching,” pungkasnya.