DPKP Pekanbaru Catat 142 Kasus Kebakaran hingga Akhir Juli 2026

Pekanbaru9 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru mencatat sebanyak 142 kejadian kebakaran sepanjang Januari hingga 27 Juli 2026. Ratusan peristiwa tersebut didominasi kebakaran bangunan yang menghanguskan permukiman, ruko, hingga gedung perkantoran.

Kepala DPKP Kota Pekanbaru Zarman Candra mengatakan dari total kejadian tersebut, sebanyak 116 merupakan kebakaran bangunan, 13 kebakaran lahan, dan sembilan kebakaran kendaraan. Selain itu, petugas juga membantu penanganan empat kejadian kebakaran di wilayah perbatasan kota. Selama periode tersebut, kebakaran menyebabkan dua orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka.

Korsleting Listrik Jadi Pemicu Utama

Zarman mengatakan arus pendek atau korsleting listrik masih menjadi penyebab utama kebakaran di Kota Pekanbaru. Selain itu, sejumlah kejadian juga dipicu oleh ledakan kompor gas di rumah warga. “Kami mengimbau warga untuk mewaspadai ancaman, apalagi jumlah kebakaran selama hampir tujuh bulan ini mencapai ratusan kejadian,” kata Zarman, Jumat (31/7/2026).

Ia mengimbau masyarakat untuk memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi baik serta tidak lupa mematikan kompor gas setelah digunakan. Menurutnya, langkah antisipasi sederhana tersebut dapat mengurangi risiko terjadinya kebakaran.

Selain meningkatkan kewaspadaan, DPKP juga mengajak masyarakat melakukan upaya pemadaman awal apabila api masih dalam skala kecil dan aman untuk ditangani. Langkah tersebut dapat membantu mencegah api meluas sambil menunggu petugas pemadam tiba di lokasi kejadian.

Zarman juga meminta masyarakat segera melaporkan setiap kejadian kebakaran melalui layanan TRC Pekanbaru Aman 112 agar petugas dapat memberikan penanganan secepat mungkin dan meminimalkan dampak yang ditimbulkan.

Komentar