DPRD Pekanbaru Apresiasi Penutupan Empat Gelper oleh Polda Riau

Pekanbaru (Riaunews.com) – Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Zahirsyah, mengapresiasi langkah Polda Riau yang menutup empat gelanggang permainan (gelper) di Kota Pekanbaru yang diduga menjadi lokasi praktik perjudian. Empat lokasi tersebut, yakni P21, Bingo, Pokemon, dan King Zone, telah ditutup sejak 18 Juni 2026 meski memiliki izin usaha berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pekanbaru.

Zahirsyah mengatakan Komisi I DPRD Kota Pekanbaru sebelumnya juga telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah gelper di Jalan Riau yang diduga menjadi tempat praktik perjudian. Namun, saat sidak berlangsung pada siang hari, pihaknya tidak menemukan adanya aktivitas yang mengarah pada praktik perjudian. “Beberapa waktu lalu Komisi I melakukan sidak ke beberapa tempat gelper di Jalan Riau yang diduga ada praktik perjudian. Sidak dilakukan pada siang hari, memang sepi dan tidak ditemukan adanya aktivitas perjudian,” ujarnya, Senin (20/7/2026).

Meski demikian, ia menilai penutupan yang dilakukan Polda Riau menunjukkan keseriusan aparat dalam menegakkan hukum. Menurutnya, praktik perjudian yang berkedok gelanggang permainan kerap sulit dibuktikan karena diduga memiliki pola tertentu untuk menghindari pengawasan. “Kita apresiasi kepada Polda Riau yang telah menutup beberapa tempat yang sebelumnya juga sudah disidak Komisi I DPRD Pekanbaru,” katanya.

Politisi Partai Demokrat itu menegaskan pengawasan terhadap aktivitas serupa tidak dapat hanya mengandalkan aparat penegak hukum dan pemerintah daerah. Ia mendorong masyarakat untuk berperan aktif melaporkan apabila menemukan indikasi praktik perjudian atau aktivitas ilegal lainnya. “Kita juga butuh aduan dari masyarakat apabila menemukan indikasi aktivitas ilegal, salah satunya praktik perjudian,” ucapnya.

Zahirsyah berharap aparat penegak hukum bersama Pemerintah Kota Pekanbaru konsisten melakukan pengawasan agar lokasi yang telah ditutup tidak kembali beroperasi. Menurutnya, konsistensi penegakan hukum penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan aparat.

Ia juga menyatakan dukungannya terhadap upaya pemberantasan seluruh bentuk praktik perjudian di Kota Pekanbaru. “Kita ingin penegakan hukum berjalan dengan baik. Sekali lagi kami mengapresiasi langkah Polda Riau dan berharap seluruh prosesnya ditegakkan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.