DPRD Riau Usulkan Pembelian Seragam SMA/SMK Diserahkan kepada Orang Tua

Pekanbaru (Rianews.com) – Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Riau, Abdul Kasim, mengusulkan agar pengadaan seragam bagi peserta didik SMA/SMK sederajat tidak lagi dilaksanakan melalui sekolah. Menurutnya, pembelian seragam sebaiknya diserahkan sepenuhnya kepada orang tua atau wali murid agar mereka dapat menentukan tempat pembelian sesuai kemampuan ekonomi masing-masing.

Abdul Kasim mengatakan kebijakan tersebut juga bertujuan menghilangkan kesan bahwa orang tua diwajibkan membeli seragam melalui sekolah. Ia meminta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, menerbitkan surat edaran yang melarang sekolah menjual, mengadakan, maupun mengarahkan pembelian seragam melalui satu penyedia tertentu. “Orang tua lebih mengetahui kondisi ekonomi keluarganya. Karena itu, pembelian seragam hendaknya menjadi hak dan pilihan wali murid, bukan diarahkan atau diwajibkan melalui sekolah,” ujarnya, Ahad (12/7/2026).

Minta Sekolah Fokus pada Pendidikan

Menurut Abdul Kasim, sekolah seharusnya lebih memfokuskan diri pada peningkatan mutu pembelajaran, pembentukan karakter peserta didik, serta menciptakan lingkungan belajar yang nyaman. Ia juga meminta seluruh komite sekolah menjalankan fungsi pengawasan secara profesional dan independen agar tidak terjadi praktik yang mengarahkan orang tua membeli seragam melalui sekolah.

Ia menilai pengawasan tersebut penting agar persoalan kelebihan pembayaran seragam yang sebelumnya terjadi di 31 SMA/SMK Negeri di Riau tidak kembali terulang. “Komite sekolah harus memastikan tidak ada kebijakan ataupun praktik yang mengarahkan wali murid untuk membeli seragam melalui sekolah,” tegasnya.

Dorong Tata Kelola Pendidikan yang Transparan

Abdul Kasim menegaskan transparansi dalam pengadaan seragam merupakan bagian dari upaya membangun tata kelola pendidikan yang bersih, akuntabel, dan berpihak kepada masyarakat. Menurutnya, kebebasan memilih tempat pembelian akan memberikan kesempatan kepada orang tua untuk menyesuaikan kualitas dan harga seragam dengan kondisi ekonomi keluarga.

Komisi V DPRD Riau, lanjutnya, akan terus mendorong kebijakan pendidikan yang berorientasi pada kepentingan peserta didik sekaligus melindungi orang tua dari praktik-praktik yang berpotensi menambah beban ekonomi masyarakat. Ia berharap Dinas Pendidikan Provinsi Riau segera mengambil langkah tegas agar tidak ada lagi sekolah yang mewajibkan atau mengoordinasikan pembelian seragam melalui sekolah