Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Riau pada Senin (6/7/2026). Meski tidak mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat tetap mewaspadai perubahan cuaca yang dapat terjadi sepanjang hari.
Forecaster on Duty BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Ranti Kurniati, mengatakan hujan diprakirakan terjadi sejak pagi hingga dini hari di beberapa daerah di Riau.
“Pada pagi hari hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Indragiri Hilir. Selanjutnya pada siang hingga sore hari, hujan berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Siak, dan Kota Pekanbaru,” ujarnya.
Hujan Berlanjut hingga Dini Hari
Memasuki malam hingga dini hari, hujan ringan hingga sedang masih berpotensi mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Kampar, dan Kabupaten Kuantan Singingi. Sementara itu, wilayah lainnya diprakirakan didominasi kondisi udara kabur, cerah berawan, hingga berawan.
BMKG mencatat suhu udara di Riau berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan udara 55 hingga 99 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10 hingga 30 kilometer per jam.
“Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10 hingga 30 kilometer per jam,” kata Ranti.
Di wilayah perairan, tinggi gelombang laut diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau berada pada kategori rendah sehingga relatif aman untuk aktivitas pelayaran. Meski demikian, BMKG tetap mengimbau masyarakat yang beraktivitas di laut agar memantau perkembangan cuaca sebelum berlayar.
BMKG Pantau Lima Hotspot di Riau
Berdasarkan hasil pemantauan hingga pukul 23.00 WIB, BMKG mendeteksi 147 titik panas (hotspot) di Pulau Sumatera. Sebaran titik panas meliputi Sumatera Selatan 69 titik, Jambi 18 titik, Lampung 16 titik, Kepulauan Bangka Belitung 14 titik, Aceh 12 titik, Bengkulu tujuh titik, Sumatera Barat enam titik, dan Provinsi Riau lima titik.
Di Riau, lima hotspot tersebut tersebar di Kabupaten Pelalawan sebanyak tiga titik, Kota Dumai satu titik, dan Kabupaten Rokan Hilir satu titik.
“Di Riau terpantau lima titik panas yang tersebar di Kabupaten Pelalawan, Kota Dumai, dan Kabupaten Rokan Hilir. Masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan,” ujar Ranti.
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan maupun melakukan perjalanan, guna mengantisipasi perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
