Pemprov Riau Gelar Operasi Pasar Murah di Tiga Daerah Pekan Ini

Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama PT Riau Pangan Bertuah kembali menggelar operasi pasar murah untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok. Kegiatan tersebut berlangsung setiap hari pada pekan ini secara bergilir di Kota Pekanbaru, Kota Dumai, dan Kabupaten Kampar.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau, Tetty Nurdianti, mengatakan operasi pasar murah digelar selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat.

“Pekan ini akan ada lima kali operasi pasar murah, mulai Senin hingga Jumat dan tersebar pada tiga daerah, yaitu Kota Pekanbaru, Dumai dan Kabupaten Kampar,” kata Tetty, Senin (6/7/2026).

Digelar di Lima Lokasi

Tetty menjelaskan, pada Senin (6/7), operasi pasar murah dilaksanakan di halaman Posyandu Bunga Setangkai Lebat, Jalan Paus Gang Masjid, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru.

Selanjutnya, Selasa (7/7), kegiatan berlangsung di Jalan Sukajadi, Pasar Pulau Payung, depan Sekretariat DPD APPSI Kota Dumai. Pada Rabu (8/7), operasi pasar murah kembali digelar di halaman Kantor Kelurahan Umban Sari, Kota Pekanbaru, dan Kamis (9/7) di halaman Kantor Lurah Limbungan, Kecamatan Rumbai.

Sementara pada Jumat (10/7), operasi pasar murah dijadwalkan berlangsung di halaman Kantor Desa Pandau Jaya, Kabupaten Kampar.

Sediakan Bahan Pokok Bersubsidi

Dalam operasi pasar murah tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Beras SPHP dijual Rp60 ribu per lima kilogram, beras Anak Daro dan Sokan Rp165 ribu per 10 kilogram serta Rp83 ribu per lima kilogram.

Selain itu, gula pasir dijual Rp18 ribu per kilogram, minyak goreng Minyakita Rp15.500 per kemasan, garam Krista Rp2 ribu per 200 gram, garam Nusantara Rp2 ribu per 250 gram, serta telur ayam Rp49 ribu per papan.

Pemprov Riau mengimbau masyarakat yang akan berbelanja agar mengantre dengan tertib dan membawa kantong belanja sendiri untuk mengurangi penggunaan kantong plastik.