Pekanbaru (Riaunews.com) – Jalur domisili menjadi pilihan terbanyak pada hari pertama pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kota Pekanbaru. Hingga Senin (29/6/2026) sore, sebanyak 5.838 calon peserta didik tercatat mendaftar melalui jalur tersebut.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, jumlah pendaftar melalui jalur afirmasi mencapai 193 orang, sedangkan jalur mutasi diikuti 21 pendaftar. Tahun ini, kuota yang disediakan terdiri dari 10.125 kursi untuk jalur domisili, 2.243 kursi jalur afirmasi, dan 638 kursi jalur mutasi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Alek Kurniawan, mengatakan orang tua calon peserta didik dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui laman resmi sd.spmbpekanbaru.id dengan memilih salah satu dari tiga jalur yang tersedia.
“Pendaftaran bisa dilakukan melalui jalur domisili, jalur afirmasi, maupun jalur mutasi sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Alek, Selasa (30/6/2026).
Server Sempat Lambat karena Tingginya Antusiasme
Alek menjelaskan pendaftaran SPMB SD negeri berlangsung selama tiga hari. Tingginya antusiasme masyarakat pada hari pertama menyebabkan server sempat mengalami perlambatan sehingga menyulitkan sebagian pendaftar mengakses sistem.
Menurutnya, kondisi tersebut merupakan kendala teknis yang dapat terjadi pada sistem pendaftaran daring dengan jumlah pengguna yang tinggi secara bersamaan. Dinas Pendidikan terus memantau jalannya proses pendaftaran dan melakukan evaluasi agar layanan tetap berjalan optimal.
“Memang kita akui, sebuah sistem aplikasi pasti ada kekurangan, sehingga proses pendaftaran menjadi agak lambat. Kami akan terus memonitor pelaksanaan SPMB dan melakukan evaluasi agar proses pendaftaran tetap berjalan dengan baik,” katanya.







Komentar