Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus berupaya menggerakkan perekonomian masyarakat melalui berbagai program yang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satu strategi yang dilakukan ialah menggelar berbagai kegiatan yang melibatkan pelaku usaha sekaligus mengangkat potensi budaya lokal.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengatakan setiap event yang diselenggarakan pemerintah kota tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi. Menurutnya, setiap kegiatan selalu melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sehingga mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Iven-iven yang dilaksanakan pemerintah kota, mendapat dukungan karena menggerakkan ekonomi,” kata Agung, Jumat (26/6/2026).
Festival Ketan Talam Durian Jadi Andalan
Agung mencontohkan Festival Kue Ketan Talam Durian yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-242 Kota Pekanbaru. Festival tersebut berhasil memecahkan rekor MURI melalui sajian Kue Ketan Talam Durian terpanjang di dunia sekaligus menjadi ajang promosi bagi pelaku UMKM lokal. Dalam pesta rakyat itu, Pemko Pekanbaru menggandeng pelaku UMKM untuk memasarkan berbagai produk kepada masyarakat.
Menurut Agung, festival tersebut juga turut mengangkat popularitas Kue Ketan Talam Durian sebagai salah satu kuliner khas Kota Pekanbaru. Ia menyebut promosi melalui festival membuat makanan tradisional itu semakin dikenal, tidak hanya di Pekanbaru, tetapi juga di berbagai daerah di Indonesia hingga menarik perhatian masyarakat dari luar negeri.
“Festival Kue Ketan Talam Durian yang kemarin sudah viral, bahkan di luar Pekanbaru, Sumatera, Indonesia bahkan mungkin bisa saja ke negeri seberang. Memang sekarang buktinya pertumbuhan ekonomi di Pekanbaru itu naik hampir 8 persen,” ujar Agung.
