SMSI Riau Berangkatkan 31 Pengurus ke Batam, Kupas Peluang Bisnis Era New Media

Pekanbaru (RiauNews.com) – Dunia media digital kini memasuki era baru, yakni era New Media atau media baru. Transformasi masif dari media online konvensional menuju era New Media ini menciptakan lanskap ekonomi baru di dunia media digital.

Sebagai organisasi perusahaan pers yang beranggotakan 100 orang lebih pemilik media online, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Riau ingin beradaptasi dengan model bisnis media baru ini.

Untuk itu SMSI Riau menggelar Workshop dengan mengudang pakar industi digital media dari Jakarta, dan juga praktisi media digital lokal yang sudah mendapatkan income dari podcast.

“Nah bagaimana posisi kita media2 online yg masih konvensional ini, yg masih mengandalkan pendapatan dari iklan banner, advetorial dan galeri ini ditengah transformasi yang begitu masih ini, nanti akan kita bahas bersama para pakar yang sudah berpengalaman di bidangnya,” ujar Ketua SMSI Riau, Luna Agustin, Rabu (17/6/26).

Dari Workshop ini pengurus SMSI Riau nantinya akan mendapatkan pengayaan ilmu untuk mendapatkan peluang-peluang income bagi perusahaan, di era New Media ini.

Workshop ini sebut Luna merupakan salah satu program kerja SMSI Riau dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia media agar mampu beradaptasi dengan cepat di tengah disrupsi teknologi digital.

Ditambah lagi kehadiran AI telah mengubah banyak aspek dalam dunia jurnalistik. Karena itu, media harus mampu menempatkan diri, bukan hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi juga sebagai pihak yang memahami dan bisa mengelolanya secara profesional dan memenuhi kode etik jurnalistik.

Sementara itu, Ketua Panitia Workshop dan FGD, Dara Fitria, menyebutkan kegiatan ini akan menghadirkan tiga narasumber yang memiliki kompetensi di bidang transformasi digital, media siber dan kecerdasan buatan. Mereka adalah Waletum SMSI Pusat dan juga CO Founder & CEO Props Ilona Juwita, Praktisi Media Digital Zabur Anjasfianto, serta sharingcsession terkait jurnalisme AI bersama Syam Irfandi.

Ketiga narasumber tersebut akan membahas berbagai peluang dan tantangan media siber di era AI, mulai dari transformasi ruang redaksi, pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dalam proses produksi berita, hingga strategi menjadikan media baru sebagai peluang bisnis yang berkelanjutan tanpa mengorbankan etika jurnalistik.

Kehadiran Syam Irfandi diharapkan dapat memberikan perspektif praktis mengenai pemanfaatan AI bagi perusahaan media, sekaligus membantu peserta memahami perkembangan teknologi terbaru yang kini mulai mengubah cara kerja industri pers di berbagai belahan dunia.

Workshop ini, SMSI Riau berharap lahir insan media yang semakin adaptif, inovatif, namun tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip jurnalisme yang profesional dan bertanggung jawab di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan. *