Pekanbaru (Riaunews.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru mendeteksi sebanyak 11 titik panas (hotspot) di Provinsi Riau berdasarkan pemantauan satelit, Minggu (15/6/2026).
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Putri Santy, mengatakan titik panas tersebut tersebar di tujuh kabupaten dan kota. Masing-masing berada di Kabupaten Kuantan Singingi dua titik, Pelalawan dua titik, Rokan Hilir dua titik, Indragiri Hilir dua titik, Bengkalis satu titik, Rokan Hulu satu titik, serta Kota Dumai satu titik.
Selain di Riau, BMKG mencatat jumlah hotspot di Pulau Sumatera mencapai 143 titik. Sebaran terbanyak terpantau di Provinsi Bangka Belitung sebanyak 49 titik, disusul Sumatera Selatan 39 titik dan Jambi 21 titik.
Putri menjelaskan, seluruh titik panas yang terdeteksi di Riau berada pada tingkat kepercayaan (confidence level) sedang. Kondisi tersebut menunjukkan adanya indikasi panas yang masih memerlukan pemantauan lanjutan untuk memastikan ada atau tidaknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
BMKG mengimbau masyarakat dan instansi terkait untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, terutama di wilayah yang terdeteksi memiliki titik panas. Pemantauan dan langkah pencegahan dini dinilai penting untuk mencegah meluasnya kebakaran lahan maupun hutan di musim kemarau.







Komentar