SPMB Riau 2026 Sudah Terima 40.150 Pendaftar, Disdik Minta Siswa Aktif Pantau Seleksi

Pekanbaru (Riaunews.com) – Dinas Pendidikan Provinsi Riau mencatat sebanyak 40.150 calon murid telah mendaftar pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri tahun ajaran 2026/2027. Pendaftaran yang dibuka sejak 8 Juni 2026 itu masih berlangsung hingga 19 Juni mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, mengatakan seluruh pendaftar telah melakukan pemilihan sekolah melalui portal resmi SPMB Riau.

“Sampai hari ini, sudah 40.150 siswa yang mendaftar,” kata Erisman, Kamis (11/6/2026).

Ia mengimbau para calon murid dan orang tua untuk terus memantau perkembangan proses pendaftaran, termasuk kuota penerimaan di setiap SMA dan SMK Negeri melalui portal informasi SPMB Riau.

“Kami menghimbau kepada seluruh siswa atau orangtua siswa untuk memantaunya, termasuk kuota penerimaan siswa sekolah di SMA/SMK Negeri di kabupaten dan kota,” ujarnya.

Pastikan Dokumen Diunggah dengan Benar

Erisman mengingatkan calon murid agar memastikan seluruh dokumen yang diunggah memiliki kualitas yang baik dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Hal itu penting agar proses verifikasi oleh pihak sekolah dapat berjalan lancar.

Menurutnya, masih ditemukan sejumlah kendala berupa dokumen yang tidak lengkap, kualitas file yang kurang baik, hingga gangguan jaringan saat proses unggah dokumen sehingga berkas tidak dapat dibuka atau diverifikasi.

“Memang ada beberapa kasus saat mengunggah dokumen dan tidak terverifikasi dengan baik, ada dokumen yang kurang lengkap, atau terjadi gangguan jaringan sehingga file yang masuk tidak sempurna. Akibatnya file tersebut tidak bisa dibuka atau diverifikasi oleh petugas sekolah. Jadi pastikan semua file yang dimasukkan sesuai,” jelasnya.

Erisman menambahkan, pola SPMB yang diterapkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dirancang agar lebih adil dan objektif dalam memberikan kesempatan kepada siswa melanjutkan pendidikan.

Empat Jalur Penerimaan

SPMB tahun ini membuka empat jalur penerimaan, yakni jalur domisili dengan kuota 30 persen, jalur prestasi 35 persen, jalur afirmasi bagi siswa kurang mampu sebesar 30 persen, dan jalur mutasi sebesar 5 persen.

“SPMB ini ada empat jalur, pertama jalur domisili kuota besar 30 persen, kedua jalur prestasi lebih besar lagi 35 persen, ketiga jalur afirmasi untuk siswa kurang mampu 30 persen, dan terakhir jalur mutasi 5 persen,” kata Erisman.

Tahapan awal SPMB berupa aktivasi akun, pengisian data pribadi, dan unggah dokumen berlangsung pada 8 hingga 14 Juni 2026. Sementara pendaftaran dan pemilihan sekolah dibuka pada 10 hingga 19 Juni 2026 bersamaan dengan proses verifikasi berkas oleh sekolah.

Verifikasi data dijadwalkan selesai pada 20 Juni 2026. Selanjutnya, proses seleksi dan rekonsiliasi hasil pendaftaran dilakukan pada 21 Juni, sementara hasil seleksi akan diumumkan pada 22 Juni 2026 pukul 10.00 WIB.

Calon murid yang dinyatakan lulus dan diterima di SMA maupun SMK Negeri wajib melakukan daftar ulang pada 23 hingga 26 Juni 2026 sebagai bentuk konfirmasi penerimaan.

Komentar