Pemancing Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan Meninggal Dunia

Kampar47 Dilihat

Kampar (Riaunews.com) – Operasi pencarian korban tenggelam di Sungai Kampar akhirnya membuahkan hasil. Tim gabungan berhasil menemukan Cepi Ahmad Munawar (34), warga Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di kawasan Pulau Kasiok, Desa Muara Jalai, Kecamatan Kampar Utara.

Korban ditemukan pada Senin (8/6/2026) sekitar pukul 18.08 WIB setelah tim gabungan melakukan penyisiran intensif di sepanjang aliran Sungai Kampar. Operasi pencarian melibatkan personel Polsek Kampar, BPBD Kabupaten Kampar, Damkar dan Penyelamatan, aparat desa, serta masyarakat setempat.

Kapolsek Kampar, AKP Asdisyah Mursyid, mengatakan korban ditemukan sekitar 4 kilometer dari titik awal dilaporkan tenggelam. Sejak menerima laporan, pihak kepolisian langsung berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk melakukan pencarian hingga korban berhasil ditemukan. “Korban ditemukan sekitar 4 kilometer dari lokasi awal tenggelam setelah tim gabungan melakukan pencarian secara menyeluruh,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 13.00 WIB saat korban memancing bersama dua rekannya di tepian Sungai Kampar. Setelah berpindah lokasi, korban dan seorang rekannya memutuskan untuk berenang. Keduanya diduga masuk ke area sungai yang memiliki kedalaman cukup dalam dan arus yang kuat. Rekan korban berhasil menyelamatkan diri ke tepian sungai, sedangkan korban terbawa arus dan sempat meminta pertolongan sebelum tenggelam.

Meski ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, keberhasilan menemukan korban memberikan kepastian bagi keluarga yang sejak awal menunggu kabar dengan penuh harapan. Jenazah selanjutnya dievakuasi untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Asdisyah mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam operasi pencarian, mulai dari BPBD, Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Kampar, pemerintah desa, aparat TNI-Polri, hingga masyarakat setempat. Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama di lokasi yang belum diketahui kondisi arus maupun kedalamannya, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.