Antisipasi Karhutla Akibat El Niño, OMC Riau Terus Dilakukan

Pekanbaru (Riaunews.com) – Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terus dilakukan di Provinsi Riau sebagai langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi meningkat akibat fenomena El Niño. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan mengerahkan dua unit pesawat.

Kepala BPBD Damkar Riau melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Jim Gafur, mengatakan OMC bertujuan memicu hujan buatan untuk menjaga kelembapan lahan, khususnya di kawasan gambut yang rentan terbakar.

“Saat ini masih ada dua pesawat yang melakukan kegiatan OMC di Riau. Keduanya merupakan pesawat dari BNPB,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Dua Pesawat Dikerahkan, Puluhan Sortie Dilakukan

Dua pesawat yang digunakan yakni Cessna C208 PK-JVH dan THRUSH S2R-T34 PK-KHH. Hingga kini, pesawat Cessna telah melaksanakan 55 sortie dengan total 55 ton garam yang disemai, sementara pesawat Thrush mencatat 17 sortie dengan 17 ton garam.

Operasi dilakukan secara fleksibel menyesuaikan keberadaan awan potensial, baik siang maupun malam hari, guna memaksimalkan peluang terjadinya hujan.

Fokus Pesisir Timur Riau

Pelaksanaan OMC tahap kedua ini difokuskan di wilayah pesisir timur Riau, meliputi Bengkalis, Indragiri Hilir, Siak, Pelalawan, hingga Kota Dumai.

Langkah ini diharapkan mampu menjaga curah hujan tetap tersedia selama musim kemarau berlangsung, sehingga lahan gambut tetap basah dan tidak mudah terbakar.

Selain itu, hujan buatan juga diharapkan dapat mengisi cadangan air di embung sebagai bagian dari upaya mitigasi karhutla secara berkelanjutan.