Pengelolaan sampah di Pekanbaru menunjukkan perbaikan signifikan sejak awal 2025. Kondisi yang sebelumnya kerap diwarnai penumpukan sampah pada awal tahun, kini tidak lagi terjadi secara masif.
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengatakan kota ini sempat menghadapi kondisi darurat sampah, terutama pada periode Januari hingga Maret di tahun-tahun sebelumnya.
Kondisi Lebih Terkendali
Menurutnya, sejak kepemimpinan Agung Nugroho bersama dirinya, pengelolaan sampah kini jauh lebih terkendali.
“Dari Januari hingga saat ini, pengelolaan sampah sudah jauh lebih baik. Tidak ada lagi penumpukan besar seperti sebelumnya, meskipun masih ada beberapa titik yang belum tertib,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).
Meski mengalami perbaikan, Pemko Pekanbaru mengakui masih ada oknum warga yang membuang sampah sembarangan. Salah satu titik yang menjadi perhatian berada di kawasan menuju Terminal Bandar Raya Payung Sekaki.
Di lokasi tersebut, sampah dilaporkan kembali menumpuk setiap pagi, bahkan mencapai dua truk dalam sehari.
Satpol PP Dikerahkan
Menindaklanjuti kondisi tersebut, pemerintah kota langsung mengerahkan Satuan Polisi Pamong Praja untuk melakukan razia dan penertiban.
Langkah ini diharapkan dapat mencegah masyarakat membuang sampah sembarangan sekaligus meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan.
Pemko menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Kami berharap tidak ada lagi warga yang membuang sampah di lokasi tersebut. Disiplin bersama menjadi kunci agar kota tetap bersih,” pungkas Markarius.
