30 Ton Ikan Mati Mendadak di Sungai Tapung, Dugaan Pencemaran Diselidiki

Kampar, Lingkungan113 Dilihat

Kampar (Riaunews.com) – Sekitar 30 ton ikan ditemukan mati secara mendadak di aliran Sungai Tapung yang melintasi sejumlah desa di Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, pada Senin (30/3/2026). Kejadian ini memicu kekhawatiran warga karena sungai tersebut menjadi sumber air utama bagi kebutuhan sehari-hari.

Menindaklanjuti laporan masyarakat, aparat kepolisian bersama tim gabungan langsung turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan. Tim terdiri dari Polsek Tapung Hilir, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kampar, aktivis lingkungan, serta masyarakat setempat, dengan melakukan penyisiran sepanjang aliran sungai menggunakan perahu.

Kapolsek Tapung Hilir, AKP Khairil, mengatakan pihaknya bergerak cepat karena Sungai Tapung memiliki peran vital bagi kehidupan warga. “Kami perlu memastikan penyebab kejadian ini. Kerja sama semua pihak sangat penting agar bisa diketahui sumber masalahnya,” ujarnya.

Dalam penyelidikan awal, tim mengambil sampel air dari tiga anak sungai, yakni Anak Sungai Kompe, Banau, dan Doliek. Hasil pengecekan sementara menunjukkan suhu dan kekeruhan air masih dalam kondisi normal, dengan kadar oksigen terlarut sekitar 3 mg/L yang masih dalam batas toleransi.

Meski demikian, tim menemukan banyak ikan mati yang mulai membusuk di sepanjang aliran sungai. Hal ini menjadi perhatian serius karena berpotensi mengganggu kesehatan lingkungan serta aktivitas masyarakat yang bergantung pada sungai tersebut.

Kabid Penataan Lingkungan Hidup Kampar, Erinaldi, menyebut pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan penyebab pasti kematian ikan. Ia menegaskan pentingnya penanganan cepat agar kejadian serupa tidak terulang.

Sementara itu, muncul dugaan pencemaran berasal dari aktivitas di hulu sungai, termasuk area perkebunan dan pabrik kelapa sawit milik PT Buana Wira Lestari yang tengah melakukan replanting. Namun, dugaan tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan menunggu hasil resmi dari laboratorium.

Komentar