Hotspot di Riau Turun, Bengkalis dan Pelalawan Masih Dominan

Pekanbaru (Riaunews.com) – Jumlah titik panas (hotspot) di Provinsi Riau kembali mengalami penurunan pada Sabtu (28/3/2026). Berdasarkan pantauan BMKG, tercatat sebanyak 213 hotspot di Riau dari total 350 titik panas di Pulau Sumatera.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Anggun R, menyebutkan jumlah tersebut menurun dibandingkan Jumat sebelumnya yang mencapai 224 titik. Meski demikian, Riau masih menjadi salah satu wilayah dengan sebaran hotspot yang cukup signifikan.

“Sebaran hotspot masih didominasi di wilayah pesisir, terutama Bengkalis dan Pelalawan,” ujarnya.

Bengkalis Tertinggi

Secara rinci, Kabupaten Bengkalis mencatat jumlah hotspot tertinggi dengan 91 titik, disusul Pelalawan sebanyak 76 titik. Selanjutnya, Indragiri Hilir 22 titik, Indragiri Hulu 11 titik, Kota Dumai 11 titik, serta Siak dan Rokan Hilir masing-masing 1 titik.

Potensi Karhutla Masih Ada

Penurunan jumlah hotspot ini dinilai belum sepenuhnya menghilangkan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di wilayah dengan jumlah titik panas yang masih tinggi.

BMKG mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang dapat meluas dengan cepat, terutama saat kondisi cuaca mendukung.

Pemantauan Terus Dilakukan

Pemantauan hotspot terus dilakukan secara intensif menggunakan satelit untuk mendeteksi potensi kebakaran sejak dini dan meminimalkan dampak yang ditimbulkan.

Komentar