Pekanbaru (Riaunews.com) – Arus mudik dan balik Lebaran 2026 di Bandara Sultan Syarif Kasim II mencatat peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Selama periode angkutan Lebaran, total penumpang mencapai 139.343 orang dengan 930 pergerakan pesawat.
Executive General Manager bandara, Achmad, mengatakan tren peningkatan terjadi baik saat arus mudik maupun arus balik, terutama setelah hari raya ketika masyarakat kembali ke daerah perantauan.
Lonjakan Saat Arus Balik
Pada periode H-8 hingga H-1 Lebaran, jumlah penumpang sempat berfluktuasi. Puncak arus mudik terjadi pada H-7 dengan 12.615 penumpang dan H-6 sebanyak 12.280 penumpang. Menjelang hari raya, jumlah penumpang menurun, dengan H-1 tercatat 9.789 penumpang.
Setelah Lebaran, arus balik menunjukkan lonjakan signifikan. Pada hari kedua Lebaran tercatat 10.415 penumpang, meningkat menjadi 11.799 penumpang pada H+1, dan mencapai 13.457 penumpang pada H+2—salah satu angka tertinggi selama periode angkutan tahun ini.
Achmad menjelaskan peningkatan arus balik dipengaruhi tingginya mobilitas masyarakat yang kembali bekerja, serta penambahan frekuensi penerbangan oleh maskapai.
“Pada masa arus balik, jumlah flight juga meningkat karena adanya tambahan penerbangan untuk mengakomodasi lonjakan penumpang,” ujarnya.
Tumbuh Dibanding Tahun Lalu
Secara keseluruhan, jumlah penumpang dan penerbangan mengalami kenaikan dibandingkan periode Lebaran 2025 yang mencatat 130.133 penumpang dan 840 pergerakan pesawat.
Dengan demikian, terjadi pertumbuhan sebesar 7,1 persen untuk penumpang dan 10,7 persen untuk pergerakan pesawat. Peningkatan ini dinilai mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi udara serta meningkatnya mobilitas pascalibur Lebaran.
