Pekanbaru (Riaunews.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mendeteksi sebanyak 143 titik panas (hotspot) di Provinsi Riau pada Minggu (15/3/2026). Dari jumlah tersebut, sebaran terbanyak terpantau di Kabupaten Pelalawan.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Bella R. Adelia, mengatakan secara keseluruhan terdapat 222 hotspot yang terdeteksi di Pulau Sumatera, dengan Riau menjadi provinsi penyumbang terbanyak.
“Total hotspot di Sumatera terpantau 222 titik, dan paling banyak berada di Riau dengan 143 titik,” ujar Bella.
Sebaran Hotspot di Riau
Bella merinci, Kabupaten Pelalawan menjadi wilayah dengan jumlah titik panas tertinggi yakni 49 titik. Selanjutnya disusul Bengkalis 37 titik dan Rokan Hilir 27 titik.
Hotspot juga terdeteksi di Kota Dumai sebanyak 14 titik, Kepulauan Meranti 9 titik, Siak 3 titik, serta masing-masing dua titik di Indragiri Hilir dan Kampar.
Dari total 143 titik panas di Riau tersebut, lima titik berada pada tingkat kepercayaan tinggi dan telah dipastikan sebagai titik api. Sementara 120 titik berada pada tingkat kepercayaan sedang dan 18 titik lainnya pada tingkat rendah.
BMKG mengingatkan tingginya jumlah hotspot tersebut perlu diwaspadai karena berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan, terutama saat kondisi cuaca panas dan angin cukup kencang.
“Kondisi cuaca yang relatif panas dengan kelembapan yang bervariasi dapat meningkatkan risiko karhutla, sehingga perlu kewaspadaan bersama,” kata Bella.







Komentar