Pekanbaru (Riaunews.com) – Sebanyak 215 masjid di Provinsi Riau disiapkan untuk melayani para pemudik selama musim libur Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Masjid-masjid tersebut akan difungsikan sebagai tempat singgah sementara bagi masyarakat yang melintas saat arus mudik dan arus balik Lebaran.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Riau, Muliardi, mengatakan program Masjid Ramah Pemudik ini bertujuan memberikan kenyamanan bagi para pelintas sekaligus mengoptimalkan fungsi masjid sebagai pusat pelayanan umat.
“Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga dapat memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat. Pada momentum mudik Lebaran ini, masjid-masjid kita siapkan sebagai tempat singgah yang nyaman bagi para pemudik,” ujar Muliardi.
Ia menjelaskan masjid yang dilibatkan dalam program tersebut berada di jalur-jalur utama arus mudik, baik di jalan lintas provinsi maupun kabupaten/kota. Para pemudik dapat memanfaatkan berbagai fasilitas yang disediakan, seperti tempat beristirahat, air bersih, toilet, serta area untuk menunaikan salat.
Selain itu, beberapa masjid juga menyiapkan air minum serta ruang terbuka agar pemudik dapat beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman.
Kanwil Kemenag Riau juga mengimbau para pengurus masjid untuk menyambut pemudik dengan baik serta menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan masjid selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Adapun 215 masjid ramah pemudik tersebut tersebar di 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau, antara lain Kabupaten Rokan Hilir 43 masjid, Kuantan Singingi 41 masjid, Rokan Hulu 34 masjid, Siak 20 masjid, Kampar 16 masjid, Indragiri Hulu 12 masjid, Pelalawan 10 masjid, Kota Pekanbaru 10 masjid, Kota Dumai 10 masjid, Kepulauan Meranti 9 masjid, Indragiri Hilir 7 masjid, dan Bengkalis 3 masjid.
