Pekanbaru (Riaunews.com) – Scuderia Ferrari menjadi sorotan usai menunjukkan performa menjanjikan dalam uji coba mobil Formula 1 musim 2026. Hal ini dinilai sebagai kejutan positif di tengah kekhawatiran besar terhadap dampak regulasi baru yang akan diterapkan penuh mulai musim depan.
Regulasi 2026 menghadirkan perubahan signifikan, termasuk penggunaan aerodinamika aktif serta pembagian tenaga 50:50 antara energi listrik dan mesin pembakaran internal. Sejumlah pihak sebelumnya khawatir mobil generasi baru akan jauh lebih lambat dan pembalap berisiko kehabisan energi regeneratif di lintasan lurus panjang.
Namun dalam tes pramusim di Bahrain, pembalap Ferrari Charles Leclerc mencatat waktu kompetitif 1 menit 31,992 detik. Catatan tersebut hanya terpaut sekitar dua hingga tiga detik dari mobil spesifikasi 2025, sebuah selisih yang diperkirakan akan terus menipis seiring pengembangan berlangsung.
Team principal Ferrari, Fred Vasseur, menyebut hasil awal pengujian telah meredakan banyak keraguan. Menurutnya, performa mobil 2026 secara umum lebih baik dari yang dikhawatirkan banyak pihak dan menunjukkan potensi persaingan tetap ketat.
Selain catatan waktu, Ferrari juga menarik perhatian lewat inovasi teknis pada mobil SF-26, termasuk desain sayap belakang baru dan solusi aerodinamika untuk membantu efisiensi energi. Vasseur menegaskan timnya terus mendorong batas inovasi, namun tetap memastikan seluruh pengembangan sesuai dengan regulasi FIA.







Komentar